Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Bencana Tanah Bergerak Guncang Desa Padasari Tegal: Ratusan Rumah Rusak, Ribuan Warga Mengungsi

 

Repelita Tegal - Bencana tanah bergerak melanda Desa Padasari Kabupaten Tegal Jawa Tengah pada Jumat 6 Februari 2026 dan menyebabkan kerusakan parah pada ratusan rumah warga hingga dikhawatirkan berpotensi roboh total.

Akibat pergerakan tanah yang semakin tidak stabil ribuan penduduk terpaksa mengungsi meninggalkan tempat tinggal mereka demi mencari tempat yang lebih aman dari ancaman bencana.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat bahwa pengungsian sudah dimulai sejak Senin malam 2 Februari 2026 ketika sekitar 1.686 jiwa pertama kali dievakuasi dari zona rawan.

Peristiwa yang terjadi pada hari Jumat memperburuk kondisi sehingga jumlah kepala keluarga terdampak mencapai 295 orang dan angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring kondisi tanah yang terus bergerak.

Tidak hanya permukiman masyarakat yang hancur Pondok Pesantren Al Adalah di desa tersebut juga mengalami kerusakan berat hingga gedungnya ambruk sehingga seluruh santri harus segera dievakuasi untuk menjaga keselamatan jiwa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah dan Kabupaten Tegal mencatat kerugian material yang sangat besar dengan 464 unit rumah terdampak di mana 205 di antaranya mengalami kerusakan berat.

Selain itu tujuh bangunan pendidikan satu tempat ibadah satu fasilitas kesehatan satu bendung irigasi satu jembatan desa tiga titik jalan rusak serta kantor desa Padasari juga ikut terdampak parah.

Pemerintah Kabupaten Tegal menetapkan Status Tanggap Darurat melalui Surat Nomor 100.3.3.2/127 Tahun 2026 yang berlaku mulai 3 Februari hingga 16 Februari 2026 guna mempercepat penanganan dan penggerakan sumber daya.

Tim gabungan dari BPBD beserta instansi terkait terus melakukan evakuasi serta upaya penanganan darurat di lapangan untuk memastikan tidak ada korban jiwa di zona berisiko tinggi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan bahwa proses evakuasi lanjutan masih terus dilaksanakan oleh pemerintah setempat.

"Evakuasi lanjutan masih terus dilaksanakan. Pemerintah setempat mencari lahan untuk lokasi hunian sementara warga terdampak sembari menunggu rekomendasi teknis keamanan lahan dari Badan Geologi" ujarnya dalam keterangan resmi pada Minggu 8 Februari 2026.

Pencarian lokasi hunian sementara menjadi prioritas utama saat ini sambil menanti hasil kajian teknis dari tim ahli geologi mengenai stabilitas tanah sebelum langkah pemulihan jangka panjang dapat dilaksanakan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved