
Repelita Dubai - Sultan Ahmed bin Sulayem mengundurkan diri dari posisi CEO DP World, perusahaan logistik raksasa yang bermarkas di Dubai, Uni Emirat Arab, efektif segera pada Jumat, 13 Februari 2026.
Pengunduran diri tersebut terjadi menyusul tekanan yang semakin kuat terkait keterkaitannya dengan Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual yang telah divonis bersalah.
DP World langsung menunjuk Essa Kazim sebagai ketua grup serta Yuvraj Narayan sebagai CEO pengganti, sementara foto Sultan Ahmed bin Sulayem sudah dihapus dari laman resmi perusahaan.
Perusahaan yang mengelola terminal pelabuhan di berbagai benua dan menjadi aktor kunci dalam rantai perdagangan dunia itu menghadapi boikot dari sejumlah mitra bisnis penting.
Awal pekan ini, lembaga pembiayaan pembangunan asal Inggris serta dana pensiun terbesar kedua di Kanada, La Caisse, menyatakan menangguhkan investasi baru ke DP World.
Proyek Earthshot yang didukung Pangeran Wales dan menerima dana dari DP World juga dilaporkan ke Komisi Amal Inggris setelah nama Sulayem muncul dalam dokumen-dokumen terkait Epstein.
Berkas pengadilan yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengungkap hubungan dekat dan berkelanjutan antara Sulayem dengan Epstein, tokoh yang memiliki jaringan luas di kalangan elite global.
Tekanan semakin memuncak setelah anggota Kongres AS menyoroti keberadaan nama Sulayem dalam dokumen-dokumen tersebut yang mencakup berbagai figur berpengaruh dari politik hingga dunia usaha.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

