Repelita Medan - Lima kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengajukan pengunduran diri selama tahun pertama kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Surya.
Bobby Nasution menilai pengunduran diri tersebut sebagai bentuk kesadaran diri para pejabat yang bersangkutan karena kinerja mereka dinilai tidak memuaskan.
Menurut Bobby, jika seorang kepala dinas memang tidak mampu menjalankan tugas dengan baik maka lebih baik mundur saja tanpa perlu ragu.
Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki sistem penilaian kinerja untuk setiap organisasi perangkat daerah sehingga alasan mundur dapat diverifikasi melalui data tersebut.
Bobby menyatakan bahwa hampir seluruh pejabat eselon II yang mengundurkan diri memiliki catatan kinerja buruk berdasarkan evaluasi internal.
Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak bermaksud menjatuhkan reputasi siapa pun namun fakta menunjukkan pengelolaan mereka tidak sesuai standar yang diharapkan.
Dalam catatan yang beredar, alasan pengunduran diri para pejabat itu beragam mulai dari masalah kesehatan, keinginan melanjutkan studi, perasaan tidak bisa bekerja optimal hingga prioritas pada keluarga.
Pejabat yang mundur meliputi Muhammad Rahmadani Lubis selaku Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sumut, Hasmirizal Lubis dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Rajali dari Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Fitra Kurnia dari Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral serta Hendra Dermawan Siregar dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Selain kelima nama tersebut Kadis Komunikasi dan Informatika Ilyas Sitorus juga mengundurkan diri dengan latar belakang tersandung perkara korupsi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

