Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Prabowo Gelar Indonesia Economic Outlook Respons Outlook Negatif Moody's, Airlangga: RI Masih Investment Grade

Gabungkan foto Prabowo sedang berpidato di podium dengan latar belakang gedung Moody's yang menampilkan logo Moody's dan Bank Indonesia. Tambahkan teks judul di bagian atas gambar: 'Moody's Soroti Kebijakan Ekonomi Prabowo'.Repelita Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah strategis dengan menginstruksikan penyelenggaraan forum Indonesia Economic Outlook sebagai respons cepat atas keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Ratings yang menurunkan prospek peringkat kredit Indonesia menjadi negatif.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan arahan presiden tersebut kepada awak media usai mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/2/2026).

"Bapak presiden tadi meminta agar kita membuat penjelasan yang lebih lengkap dalam bentuk sarasehan ekonomi, yaitu 'Indonesia Economic Outlook' yang akan diselenggarakan pada hari Jumat nanti. Di sana akan diberikan penjelasan mengenai posisi pemerintah terkait juga dengan program-program unggulan dari pemerintah," ujar Airlangga.

Forum yang akan digelar dalam dua hari ke depan tersebut dirancang sebagai ruang komunikasi publik yang komprehensif untuk memaparkan peta jalan kebijakan ekonomi pemerintah di tengah gejolak sentimen negatif investor global.

Airlangga memaparkan bahwa dalam kesempatan itu pemerintah akan menguraikan secara detail sejumlah indikator fundamental ekonomi nasional yang dinilai masih kokoh menghadapi tekanan eksternal.

Potensi peningkatan penerimaan negara dari berbagai sektor akan menjadi salah satu poin utama yang disampaikan untuk membangun kepercayaan pelaku pasar.

Selain itu, pemerintah juga akan membeberkan arah kebijakan strategis ke depan dengan penekanan khusus pada rencana pengelolaan investasi melalui Badan Pengelola Investasi Danantara yang tengah dipersiapkan.

"Nah, ini tentu perlu diperhatikan terkait dengan penjelasan yang diperlukan, utamanya mengenai penerimaan negara yang juga berpotensi meningkat, serta terkait dengan rencana dari Danantara," terang Airlangga.

Menko Perekonomian juga menegaskan kepada kepala negara bahwa meskipun satu lembaga pemeringkat merevisi outlook ke level negatif, status peringkat kredit Indonesia secara keseluruhan masih berada pada zona investment grade atau layak investasi.

"Dilaporkan pula kepada Bapak Presiden bahwa dari seluruh lembaga pemeringkat, baik Moody's, Fitch, maupun S&P, penilaiannya masih pada level investment grade. Memang ada outlook negatif dari Moody's," tutup Airlangga.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal penenangan bahwa fundamental ekonomi makro Indonesia tidak mengalami guncangan struktural meskipun menghadapi tekanan persepsi dari satu lembaga rating global.

Publik dan pelaku pasar kini menanti pelaksanaan Indonesia Economic Outlook pada Jumat mendatang sebagai barometer keseriusan pemerintah dalam merespons dinamika kepercayaan investor terhadap prospek jangka menengah ekonomi Indonesia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved