Repelita Jakarta - Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menduga Partai Demokrat PKS serta Partai Golkar sengaja menahan pernyataan dukungan untuk Prabowo Subianto menjabat dua periode karena ingin mengamati calon pendamping Prabowo pada Pilpres 2029.
Menurutnya ketiga partai tersebut terutama memperhatikan kemungkinan Prabowo kembali berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada kontestasi 2029.
Dedi Kurnia Syah menyatakan bahwa Demokrat PKS dan Golkar kemungkinan besar akan mencari opsi lain jika Prabowo tetap memilih Gibran sebagai pasangannya.
Ia menilai sikap menunggu ini wajar karena adanya ketidakpastian mengenai komposisi pasangan calon yang akan diusung pada pemilihan presiden mendatang.
Meski demikian Dedi melihat peluang Gibran kembali mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029 masih sangat terbuka lebar.
Hal itu didasari keyakinan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan turun tangan secara aktif mengatur strategi kontestasi 2029 demi memastikan posisi putranya sebagai calon wakil presiden.
Dedi menegaskan bahwa kehadiran Jokowi yang masih berpengaruh di lingkaran kekuasaan membuat intervensi politiknya cukup signifikan dalam menentukan arah koalisi.
Sebelumnya tiga partai pendukung pemerintah yaitu PAN PKB dan Gerindra telah secara terang-terangan menyatakan dukungan agar Prabowo dapat menjabat presiden selama dua periode.
Sementara itu Golkar Demokrat serta PKS memilih sikap lebih hati-hati dengan fokus membantu menyelesaikan tugas pemerintahan hingga 2029 daripada terburu-buru membahas politik praktis jangka panjang.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

