
Repelita Jakarta - Politisi senior Amien Rais menagih komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas mafia tambang dan menutup tambang ilegal di Indonesia, Sabtu, 14 Februari 2026.
Dalam pernyataan di kanal YouTube pribadinya, Amien Rais menilai masih ada waktu bagi Prabowo untuk merealisasikan janji kampanye sebelum masa jabatannya berakhir.
“Masih ada tiga tahun lagi bagi Pak Prabowo untuk memenuhi janji-janji kampanye dan komitmennya memberantas mafia,” ujar Amien.
Ia menyebut rakyat akan menyambut baik jika janji tersebut benar-benar diwujudkan, termasuk komitmen menindak mafia tambang yang dinilainya menguasai sektor strategis nasional.
Amien Rais menyoroti maraknya tambang ilegal yang jumlahnya disebut mencapai ribuan, serta mengingatkan bahwa penutupan tambang ilegal bukan perkara mudah, terutama untuk komoditas bernilai tinggi seperti batu bara, nikel, dan bauksit.
“Bagaikan parasit atau benalu ganas, mereka menyedot kekayaan tambang Indonesia 24 jam sehari semalam,” katanya.
Ia juga mengkritik sejumlah pejabat daerah hingga aparat yang dinilai tidak bersuara lantang terhadap praktik tambang ekstraktif, karena menurutnya adanya honorarium atau keuntungan tertentu membuat sebagian pihak memilih diam.
“Honorarium artinya uang kehormatan. Tetapi dalam konteks ini, honorarium bisa dimaknai sebagai uang penghinaan,” tegasnya.
Selain isu tambang, Amien mengingatkan pentingnya kepercayaan publik terhadap presiden, karena menurutnya trust rakyat menjadi fondasi legitimasi politik yang menentukan kuat atau tidaknya pemerintahan.
“Seorang presiden di negara mana pun agar tetap mantap dan berwibawa tidak boleh kehilangan trust atau kepercayaan rakyatnya,” ujarnya.
Ia juga menyinggung dinamika demokrasi yang menurutnya membutuhkan mekanisme check and balance, termasuk keberadaan oposisi sebagai bagian dari sistem politik yang sehat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

