Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Tompi Bela Gibran: Mata Ngantuk Bukan Bahan Lelucon, Itu Kondisi Medis Ptosis

 Tompi Bela Gibran dari Candaan Pandji 'Mata Ngantuk': Ptosis Bukan Bahan  Lelucon - Poskota

Repelita Jakarta - Musisi sekaligus dokter spesialis bedah plastik Teuku Adifitrian atau yang lebih dikenal dengan nama Tompi angkat suara membela Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pembelaan itu dilontarkan setelah komika Pandji Pragiwaksono menyentil kondisi mata Gibran dalam pertunjukan stand-up comedy spesial berjudul Mens Rea yang tayang di platform streaming Netflix.

Dalam salah satu segmen materi tersebut, Pandji menyebut mata Gibran terlihat sayu seperti orang yang sedang mengantuk saat membahas alasan sebagian pemilih memilih pemimpin berdasarkan penampilan fisik.

"Ada yang milih pemimpin berdasarkan tampang, banyak. Ganjar, ganteng ya. Anies, manis ya. Prabowo, gemoy ya. Atau Wakil Presidennya, Gibran, ngantuk ya. Salah nada salah nada, maaf, Gibran ngantuk ya? Nah gitu nadanya. Gibran ngantuk ya? Kayak orang ngantuk ya dia," kata Pandji dalam penampilannya.

Tompi menanggapi melalui akun Instagram pribadinya @dr_tompi pada Senin 4 Januari 2026.

Ia menilai bahwa menjadikan kondisi fisik seseorang sebagai bahan tertawaan bukanlah bentuk kritik yang bijak.

"Apa yang terlihat 'mengantuk' pada mata, dalam dunia medis dikenal sebagai PTOSIS, suatu kondisi anatomis yang bisa bersifat bawaan, fungsional, atau medis, dan sama sekali BUKAN BAHAN LELUCON," tulis Tompi.

Meski demikian, Tompi tetap menghargai keseluruhan isi pertunjukan Mens Rea milik Pandji.

"Btw sy nonton shownya di Netflix, keren kok materinya. BANYAK BENERnya," tambahnya.

Pernyataan Tompi menuai beragam respons dari publik di media sosial.

Sebagian warganet menudingnya sebagai pendukung setia mantan Presiden Joko Widodo yang dijuluki "Termul" atau Ternak Mulyono karena dianggap membela Gibran.

Menghadapi tudingan tersebut, Tompi memilih menyikapinya dengan nada santai dan candaan.

Ia mengunggah foto kebersamaannya dengan Gibran Rakabuming Raka bersama Melaney Ricardo serta Iko Uwais.

"Komisaris atau Dirut Pertamina ya? Coba cocoknya apa @melaney_ricardo," tulisnya sebagai keterangan unggahan.

Ptosis sendiri merupakan kondisi medis di mana kelopak mata atas mengalami penurunan, baik ringan maupun berat hingga menutupi bagian pupil mata.

Kondisi ini sering kali disebabkan oleh gangguan pada otot levator yang bertugas mengangkat kelopak mata.

Ptosis dapat dialami oleh anak-anak sejak lahir atau pada orang dewasa akibat faktor penuaan, cedera, maupun efek samping prosedur medis tertentu.

Pengobatan ptosis bervariasi tergantung tingkat keparahan serta dampaknya terhadap penglihatan.

Pilihan penanganan meliputi penggunaan obat tetes mata khusus hingga operasi untuk memperbaiki posisi kelopak mata.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved