
Repelita Penajam Paser Utara - Presiden Republik Indonesia tiba di ibu kota baru negara untuk pertama kalinya sejak menjabat.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Ibu Kota Nusantara yang terletak di kabupaten Penajam Paser Utara.
Kedatangannya di provinsi Kalimantan Timur ini terjadi pada hari Senin tanggal 12 Januari 2026.
Helikopter yang membawa Presiden mendarat dengan lancar di area depan Istana Garuda.
Prabowo saat turun dari helikopter langsung disambut oleh Kepala Otoritas Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono.
Dia didampingi oleh sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih setibanya di kompleks Istana Garuda.
Kunjungan kerja ini merupakan yang pertama kali sejak Prabowo resmi menjabat sebagai Presiden.
Pelantikan Presiden dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2024 sebagai proses konstitusional pergantian kepemimpinan.
Sebelum tiba di Ibu Kota Nusantara, Prabowo terlebih dahulu meresmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru.
Kegiatan peresmian berpusat di kota Banjarbaru yang merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Selatan.
Selanjutnya Presiden juga meresmikan Refinery Development Master Plan di kota Balikpapan.
Informasi mengenai kunjungan Presiden disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara.
Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan setelah mendampingi Presiden meresmikan Sekolah Rakyat.
Peresmian seratus enam puluh enam Sekolah Rakyat dilakukan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial.
Lokasi peresmian tersebut berada di kota Banjarbaru sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja.
Prabowo bersama dengan seluruh rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju provinsi Kalimantan Timur.
Agenda Presiden Prabowo di kota Balikpapan adalah untuk meresmikan salah satu proyek kilang minyak.
“Iya, jadi setelah dari Banjarbaru rombongan Bapak Presiden akan ke Balikpapan untuk meresmikan salah satu refinery (RDMP),” ujar Prasetyo.
Peresmian Refinery Development Master Plan di Balikpapan menjadi bagian dari upaya percepatan penguatan sektor industri.
Penguatan sektor industri nasional khususnya di bidang energi menjadi prioritas pemerintah saat ini.
Pemerintah menargetkan penguatan kilang minyak tersebut dapat mendukung langkah menuju swasembada energi.
Prasetyo menegaskan bahwa dengan beroperasinya kilang di Balikpapan diharapkan mampu menekan impor.
Penekanan impor bahan bakar minyak akan mengurangi beban devisa negara secara signifikan.
“Dengan hari ini diresmikannya refinery di Balikpapan akan mengurangi devisa yang keluar,” katanya.
Setelah menyelesaikan agenda di kota Balikpapan, Prabowo melanjutkan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara.
Ibu Kota Nusantara terletak di provinsi Kalimantan Timur sebagai pusat pemerintahan baru.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

