Repelita Aceh Tengah – Fenomena tanah ambles dalam skala besar atau sinkhole di Desa Pondok Balik semakin mengkhawatirkan setelah terus meluas selama dua pekan terakhir.
Lubang raksasa ini telah menyebabkan terputusnya badan jalan penghubung antarwilayah yang sebelumnya masih dapat dilalui kendaraan dengan kondisi hati-hati di sekitar bibir tebing yang rawan longsor.
Keadaan sekarang benar-benar menghalangi mobilitas warga setempat serta mengganggu distribusi hasil pertanian dari desa tersebut ke pasar-pasar terdekat.
Bahaya semakin bertambah karena perluasan amblesan tanah tersebut kini mengancam infrastruktur vital berupa menara saluran listrik tegangan tinggi yang posisinya hanya berjarak beberapa meter dari tepi jurang.
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyatakan bahwa pemerintah daerah telah mengadakan rapat khusus bersama tim dari tingkat kabupaten untuk membahas kondisi darurat di lokasi tersebut.
Namun diakui bahwa kemampuan teknis daerah sangat terbatas dalam menghadapi fenomena geologi yang terus berkembang dan mengalami pergerakan tanah setiap harinya.
Awalnya lokasi sinkhole berada di area perkebunan produktif seperti tanaman cabai dan kopi milik warga, namun sekarang pergerakan tanah semakin mendekati kawasan permukiman penduduk.
Pemerintah Kabupaten telah meminta bantuan tenaga ahli untuk melakukan kajian mendalam mengenai kondisi tanah serta faktor penyebab meluasnya amblesan tersebut.
Skala permasalahan dinilai sudah melampaui kapasitas penanganan pemerintah daerah sehingga diperlukan intervensi dari tingkat pusat.
Secara resmi Pemda Aceh Tengah telah mengirimkan surat permohonan bantuan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar segera melakukan penanganan intensif dengan melibatkan pakar yang kompeten.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

