Repelita Jakarta - Berbagai komentar netizen muncul menyusul pemberitaan mengenai temuan telur mentah dan bahan makanan tidak layak dalam program Makan Bergizi Gratis di SMAN 1 Cigemblong, Lebak.
Sulaeman Prasetio memberikan komentar bernada sarkastik mengenai pemberitaan yang diterima presiden.
"President em dapat berita yg baik² aja….. Taaaeeeekkkk," tulis Sulaeman Prasetio.
Zony Adi menyinggung motivasi politik di balik program tersebut dengan menyebutnya sebagai proyek bagi-bagi uang.
"Proyek bagi2 duit ke calon pendukung 2029," komentar Zony Adi.
Ağus Adijaya menyatakan bahwa program ini terkesan dipaksakan meski telah mendapat banyak keluhan.
"Program yg dipaksakan,mesti sudah dikomplain dari berbagai pihak," tulis Ağus Adijaya.
Yudhi Jatmicko mengkritik panjang mengenai sistem kerja dan pengawasan program MBG yang dinilai amburadul.
"kog karyawan MBG diem aja ya,padahal punya pikiran, ya gtu kalau membuka lapangan kerja tp asal"an dr atas kebawah g ada yg pecus, rata" MBG se indonesia bermasalah, entah keracunan lah,basi lah,SOP g jalan lah, la ini produk mentaln nekat dikasih suruh masak sendiri disekolahan. heeee kalian itu digaji utk bekerja, bekerjalah sesuai SOP. kalau sekiranya gak pantas dr atas langsung bilang komplain jng nekat dikerjakan.tau sendiri kalau atas sudah salah ujung"nya yg kena itu karyawan/ pegawainya. harusnya MBG itu kayak yg di korea itu beli makan dikantin pakai kupon, makanan fresh. jadi tiap sekolahan ada MBG nya nyingkat waktu dan jeli pengawasan karena diawasi pihak sekolah. bukan amburadul kayak gini," tulis Yudhi Jatmicko.
Suparjan setuju agar program MBG dihentikan karena dinilai telah menyimpang dari tujuannya.
"Setuju di tutup MBG karena yg melakukan Masak di dapur sdh tdk kebagian laba Sebab sdh disunat duluan dari pejabat nya turun ke dapur sdh tdk sesuai, jd MBG kepanjangan bukan makanan bergizi akan tetapi masalah Makanan Buruk Gizi Pd keracunan, masakan belum matang alias mentaln disbgai nya … Bukan sesuatu yg asal asalan tuh program, giliran pidato luar negeri bangga MBG sukses… Sukses dimana nya Pak President… Kejadian kejadian kecil jangan dianggap remeh Bpk bpk semua," komentar Suparjan.
Muhammad Rusli memberikan saran langsung kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi program ini.
"Kepada bapak presiden Prabowo makanan anak bergizi lebih bagus diutamakan diuangkan saja sama siswa ya lebih bagus gitu daripada yang nggak-nggak dikerjakan orang itu Pak tolonglah Pak kasihan anak-anak muridnya makanya pun berbagai mana dibuat orang itu di situ dicek sama presiden langsung berubah di situ nggak dicek langsung berubah lagi begitulah cara bekerja orang itu Pak," tulis Muhammad Rusli.
Teguh Widyanto menilai program ini dipaksakan dan membuka peluang untuk praktik korupsi.
"Program mbg dipaksakan karena ladang baru untuk korupsi tanpa bisa di audit," tulis Teguh Widyanto.
Rio Ari Bowo menyampaikan komentar singkat yang menyoroti ketidaktahuan presiden atas kondisi sebenarnya.
"Pokoknya Pak Prabowo taunya itu makanan ditelen aja ama siswa, Pak Bu..," tulis Rio Ari Bowo.
Komentar-komentar tersebut merefleksikan kekecewaan dan kritik publik terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis pasca berbagai temuan masalah di lapangan.(*)






Editor: 91224 R-ID Elok

