
Repelita Makassar – Mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tiba di Kota Makassar pada Jumat malam tanggal 30 Januari 2026 dan langsung menuju Hotel Claro tempat diselenggarakannya Rapat Kerja Nasional Partai Solidaritas Indonesia.
Kedatangan ayah dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep tersebut disambut dengan sangat antusias oleh ribuan kader partai yang telah memadati area hotel sejak sore hari.
Sesaat setelah turun dari kendaraannya sekitar pukul sembilan tujuh belas waktu setempat, suasana menjadi riuh dengan sorakan nama mantan presiden yang bergema dari para pendukung yang berjajar di sepanjang jalur menuju pintu utama gedung.
Jokowi tampil dengan kemeja batik bernuansa cokelat serta topi putih merek terkenal sambil sesekali berhenti untuk memenuhi permintaan foto bersama dari kader-kader yang hadir menyambutnya.
Pengamanan ketat diterapkan di sekitar lokasi dengan melibatkan aparat kepolisian serta petugas keamanan internal hotel untuk memastikan situasi tetap terkendali selama acara berlangsung.
Setelah menyapa para pendukungnya, mantan presiden kemudian diarahkan menuju restoran di dalam hotel untuk menikmati makan malam sebelum mengikuti rangkaian kegiatan Rakernas PSI yang dijadwalkan berlangsung pada keesokan harinya.
Kehadiran Jokowi di Makassar merupakan bagian dari undangan resmi partai dalam agenda kerja nasionalnya dimana mantan presiden dua periode ini dijadwalkan menjadi salah satu figur utama yang akan memberikan pengarahan.
Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara Andi Azwan yang hadir di lokasi menyatakan bahwa kedatangan mantan pemimpin negara tersebut seharusnya disambut dengan baik mengingat kontribusinya selama menjabat bagi pembangunan nasional termasuk di kawasan Indonesia Timur.
Andi Azwan juga menyayangkan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa selama beberapa hari terakhir menolak kedatangan Jokowi di Makassar.
Ia mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog akademis yang sehat sebagai cara yang lebih elegan dalam menyampaikan pendapat dibandingkan dengan metode demonstrasi di jalanan yang dianggapnya sudah tidak relevan lagi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

