Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Iran Tegaskan Kuasai Penuh Selat Hormuz, Siap Hadapi Perang dan Ancaman AS tanpa Mundur

 

Repelita Teheran - Pemerintah Iran menyampaikan pernyataan tegas mengenai kedaulatan atas wilayah strategis.

Mohammad Akbarzadeh, seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam, menyatakan bahwa negaranya memegang kendali penuh.

Kendali tersebut mencakup wilayah darat, perairan bawah laut, serta ruang udara di sekitar Selat Hormuz.

Iran menyatakan tidak menginginkan terjadinya peperangan dengan pihak manapun di kawasan tersebut.

Namun negara itu juga menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui kantor berita resmi yang dikelola oleh negara.

Komandan militer itu menegaskan bahwa apabila konflik bersenjata terjadi, tidak akan ada langkah mundur.

Iran akan terus bergerak maju dengan tekad yang kuat untuk mempertahankan kedaulatannya.

Sistem pengawasan cerdas yang dimiliki memungkinkan pemantauan seluruh aktivitas maritim secara menyeluruh.

Pemantauan dilakukan baik di permukaan laut maupun di kedalaman perairan yang menjadi jalur pelayaran.

Negara tersebut juga menegaskan hak untuk menentukan kapal-kapal asing yang diizinkan melintas.

Bendera yang dikibarkan oleh setiap kapal menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian izin.

Iran menyatakan keprihatinannya terhadap potensi penderitaan ekonomi global akibat ketegangan.

Peringatan disampaikan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya mungkin tidak diizinkan mengambil keuntungan.

Setiap wilayah negara tetangga yang digunakan untuk melawan Iran akan diperlakukan sebagai wilayah musuh.

Keputusan tersebut akan berlaku apabila terdapat pemanfaatan darat, udara, atau perairan tetangga untuk kepentingan permusuhan.

Komandan militer itu juga mengisyaratkan adanya kemampuan tambahan yang belum diungkapkan kepada publik.

Kemampuan strategis tersebut akan ditampilkan pada waktu yang dianggap tepat oleh pemerintah Iran.

Selat Hormuz merupakan jalur air sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman.

Jalur ini memiliki signifikansi strategis sangat tinggi bagi perdagangan energi global.

Sebagian besar pengiriman minyak mentah dari kawasan Timur Tengah melewati selat tersebut.

Volume minyak yang melintas mencakup sepertiga dari total pengiriman minyak mentah melalui laut.

Angka tersebut juga setara dengan seperlima dari konsumsi minyak dunia secara keseluruhan.

Selain minyak mentah, selat ini juga menjadi jalur vital untuk pengiriman gas alam cair.

Stabilitas kawasan ini sangat mempengaruhi kondisi pasar energi dan ekonomi internasional.

Setiap gangguan pada alur pelayaran dapat menimbulkan gejolak harga yang signifikan secara global.

Negara-negara di kawasan terus berupaya menjaga keseimbangan dan menghindari konflik terbuka.

Dialog dan diplomasi menjadi pilihan utama dalam menyelesaikan perbedaan kepentingan.

Masyarakat internasional mengamati perkembangan dengan harapan tidak terjadi eskalsasi ketegangan.

Keamanan jalur pelayaran internasional menjadi tanggung jawab bersama seluruh negara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved