Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Hubungan Transatlantik Eropa-AS Capai Titik Nadir Terparah dalam Sejarah NATO

 Foto bersama para pemimpin NATO selama pertemuan puncak para pemimpin NATO di Den Haag, Belanda, 25 Juni 2025. (REUTERS/Yves Herman)

Repelita Brussel - Hubungan Eropa dan Amerika Serikat berada pada level terburuk dalam sejarah aliansi NATO.

Hal tersebut ditegaskan oleh mantan Presiden Komisi Eropa, Jose Manuel Barroso.

Dia menyatakan pendekatan diplomasi Washington yang disruptif memaksa para sekutu untuk mengevaluasi kembali hubungan transatlantik.

"Terdapat berbagai keraguan mendasar mengenai kemitraan dengan Amerika Serikat," kata Barroso.

Dia merupakan mantan Perdana Menteri Portugal yang memberikan wawancara tersebut kepada CNBC International.

Krisis kepercayaan ini meluas tidak hanya di lingkungan Uni Eropa tetapi juga mencakup Inggris.

Salah satu pemicu utamanya adalah keinginan Presiden AS Donald Trump untuk mengakuisisi Greenland.

Langkah itu diiringi dengan ancaman tindakan militer dan penerapan tarif tinggi terhadap negara-negara Eropa.

Insiden tersebut telah mengguncang kepercayaan para pemimpin dan publik Eropa terhadap Washington.

"Relasi antara kedua pihak kini lebih didorong oleh kepentingan pragmatis belaka," tambah Barroso.

Dia menjelaskan ini merupakan pergeseran dari model tradisional yang berdasar pada nilai demokrasi bersama.

Situasi saat ini digambarkan sebagai fase keretakan dengan masa depan yang masih belum pasti.

Meski ancaman langsung telah ditarik, minat Trump terhadap wilayah Arktik tersebut dianggap masih tetap ada.

Hal ini tercermin dari unggahan media sosialnya pada 20 Januari 2026 usai bertemu dengan Sekjen NATO Mark Rutte.

Dalam unggahan itu, Trump menyebutkan adanya kerangka kerja sama masa depan untuk Greenland tanpa detail lebih lanjut.

Barroso mendeskripsikan Trump sebagai "pengganggu besar" dalam dinamika politik global.

Dia mencatat bahwa Trump terkadang bersikap lebih keras terhadap sekutu-sekutu tradisional Amerika Serikat.

Dia menekankan bahwa menjaga hubungan persahabatan jelas lebih menguntungkan daripada menciptakan permusuhan.

Survei European Council on Foreign Relations pada November lalu mendukung pernyataan Barroso.

Hanya 16% warga Eropa yang masih memandang AS sebagai sekutu dengan nilai-nilai yang sama.

Angka tersebut turun dari 21% yang tercatat pada tahun 2024.

Di Inggris, tingkat kepercayaan itu anjlok menjadi 25% dari sebelumnya 37% dalam setahun.

Sebanyak 20% masyarakat Eropa kini mengategorikan Amerika Serikat sebagai pesaing atau bahkan musuh.

Merespons hal ini, para pemimpin Eropa disebut telah mempercepat langkah menuju kedaulatan strategis.

"Jika NATO ingin bertahan, maka ia harus berubah menjadi aliansi yang lebih Eropasentris," tegas Barroso.

Ketergantungan pada Amerika harus dikurangi dengan memprioritaskan penguatan kemampuan pertahanan mandiri Eropa.

Pada KTT NATO di Den Haag tahun lalu, negara-negara anggota berkomitmen meningkatkan anggaran pertahanan secara signifikan.

Mereka berjanji mengalokasikan setara dengan 5% dari PDB untuk keperluan pertahanan dan keamanan pada tahun 2035.

Komitmen tersebut lahir setelah berbulan-bulan menerima tekanan bertubi-tubi dari pemerintah Washington.

Di sisi lain, Barroso menilai NATO justru berada dalam kondisi lebih kuat pasca invasi Rusia ke Ukraina.

Dia menyoroti bergabungnya Swedia dan Finlandia ke dalam blok pertahanan tersebut.

Dia juga menyebutkan bahwa NATO kini secara operasional berada lebih dekat dengan perbatasan Rusia.

Aliansi telah meningkatkan kehadiran dan kesiapan militernya secara besar-besaran di wilayah Eropa Timur.

Meskipun menggambarkan situasi yang suram, Barroso memperingatkan untuk tidak menyimpulkan berakhirnya aliansi.

Dia menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap memainkan peran yang sangat krusial bagi keamanan Eropa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved