
Repelita [Jakarta] - Sebuah foto lawas yang diklaim sebagai potret Joko Widodo saat mengikuti lomba paduan suara semasa kuliah di Universitas Gadjah Mada viral di media sosial. Foto yang menunjukkan sosok pria berkacamata, berkumis, dan berambut belah tengah itu dibagikan oleh akun @updateinfonusantara di platform Threads, Rabu (14/1/2026), dengan narasi bahwa gambar tersebut adalah Jokowi ketika aktif dalam kegiatan seni suara.
Unggahan tersebut langsung menuai berbagai komentar warganet yang mayoritas menyangkal klaim tersebut. Banyak netizen menyatakan keyakinannya bahwa foto tersebut bukanlah Joko Widodo, dengan alasan bahwa mantan presiden tersebut tidak memiliki kemampuan menyanyi yang memadai untuk mengikuti kegiatan paduan suara.
"Itu benar mahasiswa UGM tapi bukan jokowi," tulis seorang warganet dalam kolom komentar unggahan tersebut, mewakili skeptisisme yang luas. Komentar lain menegaskan, "Jkw ikut Paduan suara? Mosok??? Saya liat jkw tidak bisa nyanyi babar blas. netizen percaya??.." yang menekankan ketidakpercayaan publik terhadap klaim tersebut.
Sejumlah warganet juga memberikan respons dengan nada humor dan sindiran, mengingatkan bahwa paduan suara di Universitas Gadjah Mada melalui proses seleksi yang ketat. "Paduan suara?! Klo lagunya lirik enggres, wewokdetoktiktok… Klo bener itu Beliau…Menurut keyakinan saya, itu orang lain," tulis akun lain, sambil mengolok-olok kemungkinan bahwa Jokowi bisa menyanyikan lirik berbahasa Inggris.
Analisis warganet ini didasarkan pada pengamatan publik selama ini terhadap penampilan Joko Widodo yang memang jarang atau tidak pernah menunjukkan kemampuan vokal dalam berbagai kesempatan resmi maupun tidak resmi. Kesimpulan umum di antara komentator adalah bahwa karakteristik fisik dan reputasi non-musikal Jokowi tidak sesuai dengan klaim yang diajukan oleh pemilik akun.
Perbincangan ini menggarisbawahi kecenderungan masyarakat digital untuk secara kritis memeriksa klaim-klaim historis yang berkaitan dengan figur publik. Warganet menggunakan pengetahuan kolektif dan pengamatan panjang terhadap perilaku publik seorang tokoh untuk memverifikasi atau membantah informasi yang beredar.
Viralnya foto ini juga menunjukkan minat berkelanjutan publik terhadap kehidupan pribadi dan masa lalu para mantan pemimpin nasional. Namun, respons yang muncul justru lebih banyak bersifat korektif terhadap informasi yang dianggap tidak akurat, mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menyaring konten di era digital.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi atau klarifikasi resmi dari pihak Joko Widodo atau tim terkait mengenai keaslian foto yang beredar tersebut. Diskusi di ruang digital terus berlanjut dengan berbagai analisis visual dan perbandingan dengan foto-foto Jokowi muda lain yang lebih terverifikasi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

