
Repelita Jakarta - Seorang publik figur menyampaikan kritiknya terhadap kondisi tata kelola dan kepemimpinan nasional yang dinilai telah kehilangan arah.
Dalam pernyataannya, ia menyebutkan terdapat fenomena dimana para artis serta influencer yang dinilai kurang bertanggung jawab justru dijadikan panutan, sementara para guru disibukkan dengan urusan di luar bidang pendidikan.
Ia juga menyoroti kondisi dimana materi komedi dituntut untuk mengandung nilai moralitas, namun di sisi lain para pejabat publik justru diharapkan untuk menghibur dengan kelucuan.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi sebuah situasi dimana para ulama sibuk membahas urusan pertambangan, sementara para penambang justru ikut campur dalam urusan pemerintahan negara.
Pernyataan tersebut juga menyentuh persoalan generasi muda yang dihadapkan pada beban untuk menciptakan lapangan kerja yang sangat besar, sementara para orang tua mereka justru kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Kritik tersebut diunggah melalui sebuah video yang kemudian mendapatkan respons dari berbagai pihak di platform media sosial.
Salah satu akun pengguna media sosial dengan identitas Edy Bayo Regar @regar_op0sisi menyatakan kesepakatannya dengan pernyataan tersebut dan menilai Indonesia sedang mengalami darurat kepemimpinan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

