Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Delcy Rodríguez Tolak Jadi Presiden Sementara, Tegaskan Maduro Satu-Satunya Pemimpin Sah

Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez. Foto: Juan BARRETO / AFP

Repelita Caracas - Mahkamah Agung Venezuela mengeluarkan putusan yang mewajibkan Wakil Presiden Delcy Rodríguez untuk segera memegang jabatan sebagai presiden sementara.

Keputusan ini diterbitkan setelah pasukan Amerika Serikat berhasil menangkap Presiden Nicolás Maduro dan membawanya ke wilayah New York.

Berdasarkan laporan pada Minggu, 4 Januari 2026, pengadilan tinggi menyatakan bahwa Rodríguez harus menjalankan tugas presiden dengan tetap mematuhi sepenuhnya ketentuan Konstitusi serta peraturan hukum yang berlaku di Venezuela.

Ketua Dewan Konstitusi Tania D’Amelio menyampaikan bahwa langkah tersebut diambil guna memastikan kelancaran operasional pemerintahan negara serta perlindungan terhadap kedaulatan nasional.

Pengadilan menyimpulkan bahwa Maduro tidak lagi mampu melaksanakan kewajibannya sebagai kepala negara.

Pada Sabtu, 3 Januari 2026, otoritas Venezuela mengecam Amerika Serikat atas serangan terhadap berbagai fasilitas sipil dan militer di sejumlah wilayah, serta mengumumkan status keadaan darurat di seluruh negeri.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian membenarkan adanya operasi militer berskala besar tersebut.

Ia juga menyatakan bahwa Nicolás Maduro beserta istrinya telah ditahan dan dipindahkan ke luar Venezuela.

Aksi militer itu merupakan puncak dari tekanan berkepanjangan yang diberikan Washington terhadap Maduro, yang dituding terlibat dalam aktivitas perdagangan narkotika.

Pemimpin Venezuela tersebut selalu membantah tuduhan itu dan pernah menyatakan keterbukaan untuk berdialog.

Sementara itu, Delcy Rodríguez dengan tegas menegaskan bahwa Nicolás Maduro tetap merupakan presiden sah satu-satunya bagi Venezuela.

“Hanya ada satu presiden di Venezuela, dan namanya adalah Nicolas Maduro Moros,” kata Rodríguez pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Pernyataan itu dikeluarkan di saat Presiden Donald Trump mengklaim bahwa Rodríguez telah menjadi presiden baru Venezuela.

Namun, sikap Rodríguez justru memperlihatkan loyalitas total terhadap Maduro sekaligus menolak klaim dari pihak Trump.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved