Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Cek Fakta: Isu Dito Ariotedjo Sebut Jokowi Terima Rp2 Triliun dari Yaqut Ternyata Hoaks

 Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo usai diperiksa sebagai saksi terkait kasus kuota haji 2024 di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (23/1/2026).

Repelita Jakarta - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi.

Pemeriksaan tersebut berlangsung pada hari Jumat tanggal 23 Januari 2026 terkait kasus dugaan korupsi kuota haji.

KPK memanggil Dito karena beredar informasi mengenai keterlibatannya dalam kunjungan kerja ke Arab Saudi.

Dia disebut menemani mantan Presiden Joko Widodo dalam upaya lobi penambahan kuota haji pada tahun 2024.

Di berbagai platform media sosial muncul artikel yang mengklaim pernyataan kontroversial dari Dito.

Artikel tersebut menyebutkan bahwa Dito mengaku Joko Widodo menerima uang sebesar dua triliun rupiah.

Uang itu disebutkan berasal dari mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang kini berstatus tersangka.

Tim pemeriksa fakta telah melakukan penelusuran mendalam terhadap narasi yang beredar luas tersebut.

Hasil investigasi menyimpulkan bahwa informasi tersebut tidak benar dan termasuk kategori hoaks.

Artikel dengan klaim menyesatkan itu dibagikan melalui beberapa akun di platform Facebook.

Akun-akun tersebut menampilkan tangkapan layar dari sebuah laman berita online bernama Gelora News.

Judul artikel yang diklaim sangat panjang dan tidak mengikuti kaidah penulisan standar.

Beberapa kata dalam judul tersebut juga tidak sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan.

Pengecekan langsung ke laman Gelora News tidak menemukan artikel dengan klaim seperti itu.

Yang ditemukan justru artikel dengan judul berbeda mengenai pemeriksaan Dito oleh KPK.

Artikel asli membahas tentang kunjungan kerja Dito bersama Jokowi ke Arab Saudi pada tahun 2022.

Tidak ada satu pun pernyataan dari Dito yang menyebutkan penerimaan uang oleh mantan presiden.

Saat diperiksa oleh penyidik KPK, Dito mengaku mendapat banyak pertanyaan tentang kunjungan kerja tersebut.

Dia menjelaskan bahwa kunjungan itu membahas kerja sama di bidang olahraga antara Indonesia dan Arab Saudi.

Selain itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman mengenai berbagai bidang kerja sama.

Pertemuan antara Jokowi dan Putra Mahkota Arab Saudi membahas investasi dan pengembangan Ibu Kota Nusantara.

Pembicaraan juga menyentuh tentang peningkatan kualitas pelayanan haji bagi jemaah Indonesia.

Namun tidak ada pembahasan spesifik mengenai penambahan kuota haji dalam pertemuan tersebut.

Kesimpulan dari penelusuran ini menyatakan artikel yang beredar merupakan hasil manipulasi konten.

Artikel asli hanya membahas pemeriksaan Dito sebagai saksi dalam kasus korupsi kuota haji.

Tidak ada pernyataan resmi dari Dito Ariotedjo mengenai penerimaan uang oleh Joko Widodo.

Informasi yang benar harus selalu diverifikasi melalui sumber-sumber yang kredibel dan terpercaya.

Masyarakat diimbau untuk lebih kritis dalam menerima informasi dari media sosial.

Penyebaran hoaks dapat merugikan banyak pihak dan mengganggu proses hukum yang sedang berjalan.

Setiap warga negara bertanggung jawab untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarluaskannya.

Proses hukum harus dijalankan berdasarkan fakta dan bukti yang sah di mata hukum.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved