Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] Sinyal Pergerakan dari Ponsel Kopilot ATR di Gunung Bulusaraung Picu Harapan Korban Masih Hidup

 Smartwatch Kopilot Pesawat ATR 42-500 Rekam Langkah Kaki, Diduga Masih Hidup

Repelita Makassar - Sebuah petunjuk baru yang mengejutkan muncul dalam operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah Sulawesi Selatan.

Perangkat elektronik yang dimiliki oleh kopilot Farhan Gunawan dideteksi menunjukkan adanya aktivitas pergerakan yang signifikan.

Temuan ini memunculkan harapan besar bahwa korban kemungkinan masih berada dalam kondisi hidup di lokasi kejadian.

Harapan tersebut semakin kuat setelah ponsel milik Farhan berhasil ditemukan oleh tim SAR di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Penemuan terjadi pada hari Minggu tanggal 18 Januari 2026 setelah melalui pencarian intensif di medan yang sulit.

Setelah diperiksa secara saksama oleh keluarga korban, terlihat data sinkronisasi yang tidak biasa antara ponsel dan jam tangan pintar miliknya.

Data tersebut menunjukkan adanya aktivitas fisik yang tercatat terus bertambah hingga hari ketiga setelah pesawat dinyatakan hilang.

Dalam sebuah video yang menyebar di media sosial, seorang kerabat keluarga Farhan memberikan penjelasan mendetail mengenai temuan ini.

Dia menyatakan bahwa ponsel Farhan ditemukan di dalam hutan dan saat ini dipegang oleh adik dari korban.

Setelah dilakukan pengecekan, jam tangan pintar yang terhubung dengan ponsel tersebut merekam adanya pergerakan langkah kaki.

Aktivitas tercatat terjadi dari pagi hingga malam hari dengan jumlah langkah yang terus mengalami peningkatan signifikan.

Pihak keluarga kemudian memohon bantuan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dan otoritas terkait.

Mereka meminta penambahan personel SAR untuk menyisir titik-titik yang diindikasikan oleh data dari perangkat digital tersebut.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Safii mengonfirmasi bahwa tim gabungan terus mengumpulkan berbagai benda yang ditemukan di lokasi.

Benda-benda tersebut termasuk barang pribadi milik para korban yang tersebar di sekitar area kecelakaan.

Mengenai temuan dua korban di dasar lereng gunung, Safii menyebut proses evakuasi masih terus berlangsung.

Operasi evakuasi menghadapi kendala cuaca ekstrem yang sangat mempengaruhi keamanan dan kelancaran proses.

Semua benda milik korban akan diinventarisir dengan teliti sebelum diserahkan kepada keluarga atau pihak berwenang.

Pihak berwenang yang dimaksud termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan Kepolisian untuk keperluan investigasi.

Safii menegaskan bahwa tim SAR masih bekerja dalam periode kritis atau yang sering disebut sebagai golden time.

Harapan terbesar adalah menemukan korban dalam kondisi selamat meskipun tantangan di lapangan sangat besar.

Tantangan utama saat ini adalah kondisi alam dan cuaca yang tidak menentu di medan ekstrem Gunung Bulusaraung.

Tim gabungan terus berupaya maksimal dengan memanfaatkan segala sumber daya dan teknologi yang tersedia.

Pencarian difokuskan pada area-area yang dianggap paling mungkin berdasarkan analisis data dan petunjuk yang ada.

Keluarga korban tetap berharap dan terus memberikan dukungan moril kepada semua personel yang terlibat dalam operasi.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dikonfirmasi kebenarannya oleh pihak berwenang.

Setiap perkembangan dalam operasi pencarian akan disampaikan secara resmi melalui saluran-saluran komunikasi yang ditetapkan.

Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat sangat diharapkan untuk kelancaran operasi dan keselamatan para korban.

Tim SAR akan terus bekerja tanpa henti selama periode kritis ini untuk mengoptimalkan peluang keberhasilan evakuasi.

Koordinasi antar instansi dilakukan secara intensif untuk memastikan tidak ada celah yang terlewat dalam proses pencarian.

Penggunaan teknologi pemantauan dan peralatan canggih lainnya terus dioptimalkan untuk mendukung operasi di lapangan.

Kondisi medan yang berat memerlukan kesiapan fisik dan mental yang prima dari seluruh personel yang bertugas.

Masyarakat di sekitar lokasi juga diminta untuk berpartisipasi dengan memberikan informasi jika menemukan petunjuk baru.

Setiap informasi dari warga akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum dijadikan dasar untuk pengembangan area pencarian.

Operasi SAR merupakan upaya bersama yang memerlukan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak terkait.

Diharapkan dengan adanya petunjuk baru ini, proses pencarian dapat lebih terfokus dan membuahkan hasil yang diharapkan.

Keselamatan para personel SAR juga menjadi prioritas utama dalam melaksanakan tugas di medan yang berbahaya ini.

Laporan perkembangan akan terus diperbarui sesuai dengan kondisi aktual di lapangan dan temuan-temuan baru.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved