Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Aktivis Sebut Media Barat Sembunyikan Video Dukungan Massa untuk Pemerintah Iran

 

Repelita Jakarta - Shaun King menegaskan bahwa keberadaan media independen merupakan suatu keharusan karena media arus utama yang berpusat di negara-negara Barat dianggap memiliki agenda yang mendukung genosida apartheid dan kekejaman.

Dia menyatakan akan menyajikan lima buah rekaman video yang menurutnya tidak akan pernah ditampilkan oleh media-media Amerika kepada khalayak.

Alasannya bukan karena video-video tersebut tidak tersedia atau tidak layak untuk diberitakan melainkan karena kontennya dianggap tidak selaras dengan narasi yang selama puluhan tahun telah dibangun.

Narasi yang dimaksud adalah gambaran di mana Iran selalu digambarkan sebagai pihak jahat sementara Amerika Serikat selalu ditampilkan sebagai pihak yang lebih dewasa dan rasional.

Rekaman-rekaman tersebut memperlihatkan kerumunan massa dalam jumlah besar di Iran yang tidak sedang memprotes pemerintah mereka sendiri.

Mereka justru melakukan demonstrasi untuk mendukung pemerintah mereka sekaligus menentang Donald Trump dan campur tangan pihak asing.

King menyatakan bahwa seseorang boleh setuju atau tidak dengan isi video tersebut namun yang terpenting adalah fakta bahwa peristiwa itu nyata terjadi dan masyarakat Amerika sengaja tidak diberi tahu.

Dia menekankan bahwa inilah alasan mengapa dukungan keanggotaan terhadap media independen sangat krusial saat ini karena kebenaran dihancurkan oleh propaganda dan kesunyian.

Pemerintah yang kuat tidak hanya berbohong tetapi juga mengendalikan apa yang dapat dilihat oleh publik.

Ketika masyarakat hanya melihat satu sisi dari sebuah negara maka akan lebih mudah untuk membom mereka menjatuhkan sanksi membuat mereka kelaparan dan menyebut semua itu sebagai langkah untuk keamanan.

King mengajak orang untuk menonton kelima video tersebut dengan pandangan yang jernih.

Video pertama memperlihatkan kondisi di pusat kota terbesar Iran yaitu Teheran pada sebuah hari biasa.


Video kedua berisi pernyataan-pernyataan dari warga Iran yang direkam pada malam sebelumnya mengenai pandangan mereka tentang Donald Trump.


Video ketiga menampilkan pernyataan seorang perempuan Iran yang direkam pada pagi hari sebelumnya.


King meminta penonton untuk memperhatikan besarnya kerumunan yang hadir nyanyian-nyanyian yang dikumandangkan serta spanduk-spanduk yang dibawa.

Dia juga menyoroti bagaimana semua itu terlihat sangat manusiawi dan kemudian mengajukan sebuah pertanyaan reflektif.

Pertanyaan itu adalah apakah jaringan televisi akan menayangkan rekaman tersebut secara terus-menerus selama dua puluh empat jam jika yang terjadi adalah protes terhadap pemerintah Iran.

Jawabannya menurutnya adalah tentu saja akan ditayangkan.

Namun karena video-video ini mempersulit narasi yang ada dengan menunjukkan sebuah negara yang menentang campur tangan asing maka masyarakat tidak seharusnya melihatnya.

Padahal King justru ingin masyarakat menyaksikannya.

Video keempat menunjukkan kerumunan besar yang berdemonstrasi untuk mendukung pemerintah di Iran.



Video kelima menampilkan pernyataan warga Iran mengenai seorang pria Amerika yang dianggap bodoh yang terus-menerus dipaksakan oleh Amerika Serikat kepada mereka.


(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved