Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Aktivis Papua Kritik Pembatalan Kunjungan Gibran ke Yahukimo: Bukti Situasi Tidak Aman dan Intelijen Tidak Profesional

Gibran Blusukan ke Wamena: Reaksi Mama Papua Bikin Merinding! Ada Apa?

Repelita Jayapura - Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua Theo Hesegem memberikan pernyataan terkait pembatalan kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke wilayah Yahukimo.

Menurutnya, keputusan pembatalan tersebut menjadi indikasi nyata bahwa situasi keamanan di Papua masih belum kondusif.

Theo Hesegem menduga pembatalan itu terjadi karena adanya insiden penembakan yang dilakukan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat terhadap sebuah pesawat Hercules.

"TPNPB melakukan penembakan terhadap pesawat Hercules. Sehingga Gibran kembali ke Jakarta dengan alasan, karena ada perintah balik," ujarnya dalam keterangan resmi pada Kamis (15/1/2026).

Aktivis hak asasi manusia ini juga menyampaikan kritik terhadap kinerja intelijen pemerintah Indonesia yang dinilainya tidak profesional.

Ia berpendapat bahwa seharusnya intelijen dapat mengidentifikasi dengan tepat bahwa Yahukimo merupakan daerah rawan konflik bersenjata.

Theo selanjutnya mengkritisi agenda kunjungan kenegaraan yang rencananya dilakukan oleh Wakil Presiden Gibran.

Menurut penilaiannya, kunjungan semacam itu tidak akan menyentuh akar permasalahan atau berkontribusi pada penyelesaian konflik di Papua.

Ia meyakini bahwa tujuan kunjungan tersebut lebih terkait dengan kepentingan pembangunan infrastruktur semata.

"Karena ada pengalaman pengusaha dan pekerja dibunuh dan dieksekusi oleh TPNPB. Saya percaya bahwa pengalaman-pengalaman ini tidak pernah dievaluasi oleh pemerintah pusat hingga sampai ke daerah," kata Theo Hesegem.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak akan mampu menciptakan kesejahteraan selama konflik bersenjata masih terus berlangsung.

Kunjungan wakil presiden dinilainya hanya bersifat seremonial tanpa dampak substantif terhadap penyelesaian masalah.

Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka membatalkan rencana kunjungannya ke Kabupaten Yahukimo pada Rabu (14/1/2026).

Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menjelaskan bahwa pembatalan itu dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan.

"Berdasarkan pertimbangan keamanan menyarankan kepada Wakil Presiden untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo," ujar Amrin Ibrahim.

Dijelaskan bahwa informasi intelijen mendeteksi adanya aktivitas kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu stabilitas.

Kunjungan ke Yahukimo seharusnya menjadi bagian dari rangkaian agenda kunjungan kerja wakil presiden di Tanah Papua.

Sebelumnya, Gibran telah mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas dan Pasar Ikan di Biak Numfor.

Sekretariat Wakil Presiden dalam pernyataannya menyebut kunjungan kerja ini merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan di Papua.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved