Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ahok Bersaksi di Sidang Korupsi Minyak, Ungkap Laba Rekor Pertamina dan Gagalnya Reformasi Subsidi Energi

 Ahok Bersaksi, MyPertamina Bawa Keuntungan Luar Biasa Tapi Ditolak  Kesultanan - Harian Terbit

Repelita Jakarta - Mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama, hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Ahok, sapaan akrabnya, memberikan keterangan terkait kinerja perusahaan selama periode dia menjabat sebagai pimpinan dewan komisaris dari tahun 2019 hingga 2024.

Dalam kesaksiannya pada hari Selasa, dia mengungkapkan bahwa Pertamina berhasil mencatatkan keuntungan terbesar sepanjang sejarah perusahaan plat merah tersebut.

Puncak keuntungan terjadi pada tahun 2023 dengan nilai mencapai 4,7 miliar dolar Amerika berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit.

Menurut Ahok, fungsi pengawasan yang dijalankan oleh dewan komisaris berlangsung secara ketat melalui komite audit dan sistem pemantauan berbasis digital.

Sistem pengawasan tersebut dinilai sangat berkontribusi terhadap pencapaian kinerja keuangan yang luar biasa selama masa kepemimpinannya.

Dia juga menyebutkan bahwa ada sejumlah karyawan muda yang dijuluki sebagai generasi penerus transformasi digital di lingkungan Pertamina.

Mereka dinilai memiliki kapasitas dan kompetensi dalam membangun ekosistem digital perusahaan melalui platform aplikasi MyPertamina.

Namun Ahok mengungkapkan kekecewaannya karena usulan perubahan skema subsidi energi tidak mendapatkan persetujuan dari pemerintah.

Dia mengusulkan agar subsidi beralih dari bentuk barang menjadi voucher digital yang dapat dikelola melalui aplikasi MyPertamina.

Menurut perhitungannya, perubahan skema tersebut berpotensi memberikan penghematan yang signifikan bagi anggaran negara.

Selain itu, langkah itu juga dapat meningkatkan keuntungan perusahaan dengan mengoptimalkan sistem distribusi yang lebih efisien.

Sayangnya, ide tersebut tidak mendapatkan lampu hijau dari otoritas terkait sehingga tidak dapat diimplementasikan.

Dalam persidangan ini, terdapat sembilan orang yang didakwa terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang.

Para terdakwa diduga telah menyebabkan kerugian keuangan negara dengan nilai yang sangat besar mencapai ratusan triliun rupiah.

Mereka berasal dari berbagai level jabatan di lingkungan Pertamina dan perusahaan mitra yang bekerja sama.

Proses persidangan masih berlangsung untuk mengungkap lebih jauh keterlibatan masing-masing pihak dalam kasus ini.

Kinerja Pertamina memang sempat mencatat rekor positif dalam beberapa tahun terakhir berdasarkan laporan publik perusahaan.

Pada tahun 2022, perusahaan melaporkan kenaikan laba bersih yang cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Pendapatan perusahaan juga mengalami peningkatan yang didukung oleh berbagai faktor eksternal dan internal.

Manajemen perusahaan mengklaim bahwa pencapaian tersebut bukan semata-mata karena faktor keberuntungan pasar.

Berbagai program efisiensi biaya telah dijalankan untuk menekan pengeluaran operasional perusahaan.

Ratusan program penghematan berhasil diimplementasikan dan memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan.

Transformasi digital menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan.

Penggunaan teknologi informasi diharapkan dapat meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses bisnis perusahaan.

Persidangan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sistem tata kelola perusahaan plat merah tersebut.

Masyarakat pun menantikan proses hukum yang berjalan secara transparan dan adil bagi semua pihak yang terlibat.

Kepercayaan publik terhadap pengelolaan BUMN strategis seperti Pertamina harus terus dijaga melalui praktik tata kelola yang baik.

Pembenahan sistem diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus serupa di masa yang akan datang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved