Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Laporan Dugaan Ijazah Palsu Bakal Dicabut? Pengacara Roy Suryo Bongkar Skenario Jokowi

Pengacara Roy Suryo Tolak Undangan Klarifikasi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Sebut Upaya Pembungkaman

Repelita Jakarta – Pengacara Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin, mengungkapkan dugaan skenario di balik rencana pencabutan laporan terkait kasus ijazah palsu yang menyeret nama mantan Presiden Jokowi.

Ahmad menyebut bahwa dirinya menerima informasi mengenai keinginan Jokowi untuk bertemu dengan salah satu pihak yang dianggap mewakili kelompok penentang ijazahnya.

Menurut Ahmad, sosok yang akan diajak bertemu bukanlah Roy Suryo, Rismon Sianipar, ataupun Tifauzia Tyassuma, melainkan individu lain yang dinilai cukup merepresentasikan gerakan penentangan terhadap keabsahan ijazah Jokowi.

Namun, rencana pertemuan tersebut masih belum menemukan kesepakatan, baik dari segi lokasi maupun bentuk pelaksanaannya.

Ahmad menyebut bahwa masih terjadi kebuntuan apakah pertemuan akan digelar di Solo atau Jakarta, serta apakah dilakukan secara terbuka atau tertutup, dan apakah berlangsung secara pribadi atau melibatkan tim.

Ia menegaskan bahwa jika pertemuan tersebut benar-benar terjadi, maka hal itu bisa ditafsirkan sebagai bentuk pengkhianatan terhadap perjuangan membongkar dugaan ijazah palsu.

Karena bertemu dengan Jokowi, berarti berkhianat pada perjuangan membongkar ijazah palsu. (1 Oktober 2025)

Ahmad menduga bahwa Jokowi membutuhkan narasi perdamaian sebagai dasar untuk mencabut laporan hukum yang sedang berjalan.

Ia membandingkan situasi ini dengan kasus Paiman Raharjo yang mencabut gugatan terhadap Beator Suryadi dengan alasan telah berdamai, meskipun bantahan dari Beator tidak dianggap penting.

Bagi Paiman, bantahan Beator atas perdamaian tak penting. Yang penting, dia ada legitimasi untuk mencabut gugatannya dengan dalih telah berdamai setelah bermediasi dengan Beator. Karena kalau gugatan dilanjutkan, Paiman babak belur. (1 Oktober 2025)

Ahmad menyatakan bahwa Jokowi membutuhkan narasi damai agar dapat mencabut laporan tanpa harus melanjutkan proses hukum hingga persidangan.

Ia menambahkan bahwa pihak yang diklaim sebagai penentang ijazah Jokowi menolak rencana pertemuan tersebut karena khawatir akan dicap sebagai pengkhianat oleh publik.

Nah, pihak yang akan bertemu Jokowi ini, yang dianggap dan mengklaim penentang ijazah JOKOWI, tak mau bertemu karena akan dianggap pengkhianat. (1 Oktober 2025)

Ahmad menyimpulkan bahwa skenario pencabutan laporan melalui jalur perdamaian merupakan strategi untuk menghindari dampak hukum yang lebih besar jika kasus berlanjut ke persidangan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved