Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Warga Lembang Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan: 5 Tahun Rusak tapi Diacuhkan Pemerintah


Repelita Bandung Barat - Warga Kampung Manoko, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, menggelar aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan rusak.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat yang dinilai tidak peduli terhadap kondisi infrastruktur.

Jalan kabupaten yang menghubungkan Kampung Pojok, Manoko, dan Mandarin telah rusak parah selama lebih dari lima tahun tanpa perbaikan.

Kondisi jalan berlubang dan membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat.

Andi, warga Kampung Binahurip RT 2 RW 9, menyampaikan bahwa jalan terakhir diperbaiki pada tahun 2018.

Ia mengatakan bahwa sejak saat itu tidak ada perhatian dari pemerintah, sehingga warga memutuskan menanam pohon pisang sebagai bentuk protes.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi pada Senin, 15 September 2025.

Menurut Andi, kerusakan jalan tidak hanya terjadi di RW 09, tetapi juga meluas ke Kampung Pojok Tengah RW 05 dan Kampung Manoko RW 03.

Warga dari berbagai kampung akhirnya kompak melakukan aksi tanam pohon pisang.

Ia menambahkan bahwa sudah banyak pengendara motor menjadi korban akibat jalan rusak.

Andi berharap agar Pemkab Bandung Barat segera melakukan perbaikan dan membeton jalan agar lebih tahan lama.

Ketua RW 03 Kampung Manoko, Ujang Rukmana, menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan puncak kekesalan warga.

Ia menilai bahwa pemerintah daerah seharusnya lebih serius memperhatikan kondisi jalan, terutama karena statusnya adalah jalan kabupaten.

Ujang menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan jalur alternatif penting dari Parongpong menuju Lembang.

Jika terjadi longsor di sekitar Imah Seniman, seluruh kendaraan akan dialihkan melalui jalan tersebut.

Namun, kondisi jalan yang rusak membuat jalur tersebut tidak layak digunakan.

Warga sebenarnya telah berupaya memperbaiki jalan secara swadaya pada tahun 2022 dan 2023.

Dana yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp86 juta dan Rp36 juta hanya cukup untuk menambal lubang dan mengecor sekitar satu kilometer jalan.

Kondisi ekonomi yang semakin sulit membuat warga tidak mampu lagi menggalang dana tambahan.

Ujang menegaskan bahwa seluruh perbaikan sebelumnya dilakukan secara gotong royong tanpa bantuan pemerintah.

Saat ini warga sudah tidak sanggup melanjutkan perbaikan dan sangat berharap pemerintah segera turun tangan.

Aksi tanam pohon pisang tersebut kemudian viral di media sosial dan menarik perhatian publik.

Banyak pihak mempertanyakan lambannya respons pemerintah terhadap kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama.

Warga berharap aksi simbolis ini menjadi peringatan keras bagi Pemkab Bandung Barat agar segera memperbaiki jalan dan mengembalikan rasa aman bagi pengguna jalan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved