Repelita Tangerang - Pengamat politik Rocky Gerung menduga Presiden Prabowo Subianto mendapat laporan intelijen terkait dampak dari pemagaran laut yang terjadi di wilayah Tangerang.
Rocky menyebut, laporan itu diduga memuat informasi tentang keresahan warga dan adanya potensi eskalasi konflik yang melibatkan ormas-ormas tertentu. Akibatnya, Prabowo langsung menginstruksikan TNI Angkatan Laut untuk mencabut pagar laut tersebut.
“Saya menduga dan menganalisis bahwa Pak Prabowo sebagai presiden tentu dapat laporan intelijen, laporan langsung dari lapangan tentang keresahan rakyat tentang ormas-ormas yang mulai nyari asap untuk dikipas-kipas menjadi api,” ujar Rocky.
Rocky menilai, insiden pemagaran laut di sekitar Pantai Indah Kapuk (PIK) itu menjadi salah satu tragedi unik yang dihadapi pemerintahan Prabowo. Menurutnya, penanganan yang cepat dari presiden menunjukkan adanya perhatian terhadap keresahan masyarakat.
Netizen di media sosial turut berkomentar atas langkah Prabowo. Salah satu pengguna menulis, “Semoga ini jadi pelajaran supaya pemerintah lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan pantai.”
Pengguna lainnya menyampaikan, “Langkah tegas ini menunjukkan Presiden mendengarkan suara rakyat, tapi ke depan harus lebih antisipatif.”
Rocky berharap kasus serupa tidak terulang, mengingat dampaknya yang besar terhadap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

