Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Pengamat Ungkap 4 Hal Jokowi Terus Kena Hujatan Politik,Elit Partai Kini Tak Pasang Badan Membela

 Tercoreng! Jhon Sitorus Kecam Jokowi Usai Masuk Daftar Pemimpin Negara  Paling Korup di Dunia Tahun 2024

Repelita Jakarta - Mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terus menjadi sasaran bullying meski sudah tidak lagi menjabat sebagai pemimpin Indonesia.

Pengamat Politik Adi Prayitno mengungkapkan bahwa hujatan dan serangan politik terhadap Jokowi seolah tidak ada hentinya. "Serangan politik, hujatan-hujatan politik seakan-akan tak pernah ada hentinya selalu dialamatkan kepada Jokowi," ujar Adi melalui akun YouTube Adi Prayitno Official.

Menurutnya, kritik seharusnya diarahkan kepada pemerintahan saat ini, termasuk presiden, wakil presiden, serta jajaran menteri. Namun, kenyataannya, hampir setiap hari Jokowi tetap menjadi sasaran kritik.

Adi menyoroti beberapa faktor yang menyebabkan mantan wali kota Solo itu terus diserang.

Pertama, konflik politik antara Jokowi dan PDIP dinilai menjadi pemicu. Sejak hubungan Jokowi dan PDIP retak, segala langkah yang diambil Jokowi dianggap salah oleh partai tersebut. "Setelah Jokowi pecah kongsi dengan PDIP, apa yang dilakukan oleh Jokowi salah di mata PDIP," ujarnya.

Kedua, isu perpanjangan masa jabatan presiden turut menyulut serangan terhadap Jokowi. "Jokowi dinilai ambisius untuk melanggengkan kekuasaan," kata Adi.

Ketiga, restunya kepada Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto juga memicu reaksi. Kelompok kritis menilai Jokowi tidak lagi berpihak kepada demokrasi.

Selain itu, Jokowi dianggap terlibat dalam carut marut putusan Mahkamah Konstitusi, termasuk dugaan abuse of power dalam konteks Pilkada dan Pilpres.

Adi juga menyoroti kontribusi Jokowi dalam pembangunan infrastruktur yang dinilai signifikan. Pembangunan jalan tol, pelabuhan, bandara, hingga pemindahan ibu kota ke IKN Nusantara menjadi upaya pemerataan pembangunan. "Tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi bahkan sempat menyentuh hampir 90 persen sebelum ia lengser," ungkapnya.

Meski begitu, Jokowi kini disebut mulai ditinggalkan oleh kelompok aktivis pro demokrasi dan civil society. Para oligarki dan elit partai yang pernah mendukungnya juga tidak lagi membelanya saat Jokowi mendapat kritik tajam. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved