
Repelita Jakarta - Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, menanggapi postingan terbaru Kementerian Agama (Kemenag) yang membahas soal etika makan dan minum. Postingan ini diduga sebagai tanggapan atas kritik terhadap program makan bergizi gratis yang diluncurkan oleh pemerintah.
Kritikan terhadap program tersebut mencuat karena porsi makanan yang sedikit, kurang memenuhi asupan gizi, dan rasa yang dianggap tidak enak. Dalam infografis yang dirilis Kemenag, terdapat daftar etika yang dianjurkan bagi masyarakat saat makan dan minum, termasuk tidak mencaci makanan dan tidak membiarkan makanan jatuh.
Mahfud MD menganggap unggahan Kemenag tersebut berlebihan. "Ini Kemenag agak berlebihan. Makan harus dengan 3 jari, yang 2 jari bagaimana? Tak boleh mencaci makanan, memang ada orang mencaci makanan?" ujarnya melalui akun Twitter @mohmahfudmd pada Kamis, 9 Januari 2025.
Mahfud juga mengingatkan pentingnya kemudahan dalam hidup, mengutip prinsip untuk tidak menyulitkan diri sendiri. "Ada dalil, 'permudah saja, jangan menyulitkan diri'," katanya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

