
Repelita, Jakarta 13 Desember 2024 – Dunia maya dihebohkan dengan kasus penganiayaan yang dilakukan seorang pria bernisial D terhadap dokter koas bernama Luthfi di Palembang. Kasus ini diduga bermula dari perselisihan mengenai jadwal piket saat pergantian akhir tahun.
Pelaku penganiayaan disebut merupakan sopir dari keluarga seorang mahasiswi FK Unsri. Sopir tersebut diduga tidak menerima jadwal jaga malam saat pergantian tahun, yang kemudian memicu insiden pemukulan. Identitas keluarga mahasiswi tersebut akhirnya terungkap setelah video penganiayaan viral di media sosial.
Menurut informasi yang beredar, ayah mahasiswi tersebut bernama Dedy Mandarsyah, yang menjabat sebagai Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat. Sementara itu, ibunya disebut-sebut sebagai pebisnis sukses di bidang minyak dan fashion di Palembang.
Dalam video viral tersebut, pelaku yang mengenakan baju merah terlihat memukuli dokter koas secara brutal setelah Luthfi membantah ucapan seorang wanita yang diduga majikannya. Seorang wanita paruh baya yang terlihat di lokasi tersebut disebut sebagai ibu dari mahasiswi yang menjadi pemicu konflik ini.
Kasus ini menimbulkan banyak perhatian di media sosial, dengan warganet penasaran tentang latar belakang keluarga mahasiswi tersebut. Berbagai spekulasi muncul di media sosial X, termasuk informasi dari akun @PartaiSocmed yang menyebutkan bahwa ayah mahasiswi itu adalah seorang pejabat daerah di Kalimantan Barat, sementara ibunya sukses di bidang bisnis.
Saat ini, pelaku penganiayaan telah mendatangi Polda Sumatera Selatan untuk memberikan klarifikasi. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan kasus tersebut.
Publik terus menantikan proses hukum yang berlangsung untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

