
Repelita Jakarta - Beberapa tokoh senior yang dulu menjadi pendukung setia Joko Widodo kini menunjukkan perubahan sikap dengan mengkritik tajam mantan presiden tersebut.
Direktur ABC Riset & Consulting Erizal menyatakan kasihan melihat tokoh sekaliber budayawan Mohamad Sobary yang dulu membela mati-matian kini merasa ditipu dan mencak-mencak terhadap Jokowi.
Menurut Erizal banyak tokoh senior dari kalangan civil society pendukung Jokowi di Pilpres dua ribu empat belas mengalami hal serupa.
Pak Pakar UU ITE Prof Hendri Subiakto juga termasuk dalam daftar tokoh yang berbalik arah setelah sebelumnya mendukung Jokowi.
Erizal menyebut grup band Slank termasuk yang relatif telat menyadari dan baru berubah sikap menjelang Pilpres dua ribu dua puluh empat.
Slank bahkan merilis lagu berjudul Republik Fufufafa sebagai bentuk kritik terhadap situasi yang mereka rasakan.
Di sisi lain ada tokoh yang lebih cepat berubah sikap sejak usai Pilpres dua ribu empat belas seperti Rocky Gerung Eep Saefulloh Fatah serta Anies Baswedan.
Erizal menegaskan bahwa tidak semua yang merasa ditipu oleh Jokowi kemudian otomatis beralih mendukung Prabowo Subianto.
Sebagian dari mereka memandang Jokowi dan Prabowo tidak jauh berbeda satu sama lain.
Sementara sebagian lagi menilai Prabowo masih terlalu dekat dan tidak mau lepas dari pengaruh Jokowi.
Ada pula yang sejak awal memang tidak pernah menyukai Prabowo sehingga tetap konsisten pada posisi kritis mereka.
Dinamika ini mencerminkan pergeseran dukungan di kalangan tokoh senior pasca-kepemimpinan Jokowi berakhir.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

