Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Segitiga Bermuda: Misteri Hilangnya Kapal dan Pesawat Tanpa Jejak yang Masih Memikat Dunia, Mitos Tak Terpecahkan atau Fenomena Alam?

 Ilustrasi Segitiga Bermuda. (techexplorist.com)

Repelita Miami - Segitiga Bermuda telah lama menjadi lambang misteri di lautan yang memikat imajinasi masyarakat global selama puluhan tahun.

Wilayah tersebut terletak di antara Florida Puerto Rico serta Bermuda dan sering dikaitkan dengan hilangnya kapal serta pesawat tanpa meninggalkan jejak sama sekali.

Meskipun tidak diakui secara resmi sebagai nama geografis oleh lembaga seperti U.S. Board on Geographic Names Segitiga Bermuda tetap menjadi bagian penting dalam sejarah pelayaran dan budaya populer.

Istilah Segitiga Bermuda pertama kali muncul melalui tulisan Vincent Gaddis dalam majalah Argosy pada tahun 1964 di mana ia menggambarkannya sebagai area yang telah menelan ratusan kapal dan pesawat tanpa penjelasan jelas.

Salah satu kejadian paling terkenal adalah lenyapnya kapal USS Cyclops pada tahun 1918 beserta tiga ratus enam awaknya tanpa sinyal darurat maupun puing yang berhasil ditemukan.

Dua puluh tujuh tahun kemudian lima pesawat torpedo yang dikenal sebagai Flight 19 juga menghilang di udara dengan satu-satunya petunjuk berupa laporan radio bahwa kompas mereka mengalami gangguan.

Berbagai teori fantastis seperti keterlibatan alien atau kota hilang Atlantis sering muncul untuk menjelaskan fenomena tersebut.

Namun penjelasan ilmiah dari National Oceanic and Atmospheric Administration menyatakan bahwa tingkat hilangnya kapal atau pesawat di wilayah ini tidak lebih tinggi dibandingkan area laut sibuk lainnya.

NOAA juga menjelaskan bahwa kompas di Segitiga Bermuda kadang menunjuk ke utara sejati bukan utara magnetik sehingga dapat membingungkan navigasi pelaut dan penerbang.

Faktor lingkungan seperti badai tropis arus Gulf Stream yang sangat kuat serta kedalaman ekstrem di Palung Puerto Rico hingga delapan ribu tiga ratus delapan puluh meter turut menyulitkan kondisi di kawasan tersebut.

Sebelum adanya teknologi navigasi canggih terumbu karang di sekitar Segitiga Bermuda menjadi penyebab utama banyak kecelakaan laut.

Wilayah ini menyimpan lebih dari tiga ratus bangkai kapal yang sebagian besar disebabkan oleh tabrakan dengan terumbu karang bawah laut.

Meskipun misterinya belum sepenuhnya terungkap Segitiga Bermuda kini telah berubah menjadi destinasi wisata yang aman dan penuh daya tarik.

Di Albuoys Point sebagai titik paling utara segitiga pengunjung dapat berdiri tepat di lokasi legenda sambil mengabadikan foto di taman berbentuk segitiga.

Bermuda Underwater Exploration Institute menyediakan pameran interaktif bertajuk Bermuda Triangle Unlock the Secrets yang mengungkap sisi ilmiah serta sejarah wilayah tersebut.

Segitiga Bermuda mungkin tidak lagi menakutkan seperti masa lalu namun cerita-ceritanya terus hidup dan menggelitik rasa penasaran manusia tentang rahasia yang masih tersimpan di lautan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved