Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Rocky Gerung: Jokowi Alami Post Power Syndrome karena Buzzer Ketagihan dan Gibran Tak Mampu Teruskan Kekuasaan

 

Repelita Jakarta - Pengamat politik Rocky Gerung mengungkapkan pandangannya mengenai kondisi mantan Presiden Joko Widodo yang dianggap mengalami post power syndrome sebagaimana disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun.

Menurut Rocky Gerung Joko Widodo saat ini berupaya mempertahankan pengaruh kekuasaannya karena putranya Gibran Rakabuming Raka dinilai belum memiliki kapasitas memadai untuk memimpin negara sesuai harapan awal.

Rocky Gerung menyatakan bahwa Joko Widodo merasa diledek oleh netizen sehingga sebagai respons terhadap sindiran tersebut ia berusaha melanjutkan kekuasaan yang dimilikinya sebelumnya.

Ia menilai salah satu kesalahan utama Joko Widodo adalah membiayai kelompok pendengung atau buzzer untuk mempromosikan Gibran serta Partai Solidaritas Indonesia yang kemudian menjadi ketergantungan karena pembayaran rutin.

Rocky Gerung menjelaskan bahwa buzzer tersebut tidak menginginkan Joko Widodo berada dalam kondisi sehat karena apabila permasalahan selesai maka sumber pendapatan mereka akan hilang.

Sebagai contoh ia menyebut kemungkinan penyelesaian perkara dugaan ijazah palsu melalui pendekatan keadilan restoratif yang melibatkan pihak-pihak terkait seperti Roy Suryo Tifa serta Rismon sehingga perkara tersebut berakhir tanpa proses lanjutan.

Menurut Rocky Gerung apabila kesepakatan diam-diam tercapai maka dompet buzzer akan mengalami kekeringan sehingga mereka terus mendorong agar isu tersebut tetap hidup.

Ia menilai pendukung Joko Widodo membiarkan mantan presiden tersebut dikuasai oleh hasrat berkuasa meskipun menyadari bahwa Gibran tidak mampu meneruskan ambisi tersebut dari segi apa pun.

Rocky Gerung menyatakan bahwa kegelisahan Joko Widodo tidak hanya berasal dari masa depan anaknya melainkan juga dari perlindungan terhadap masa lalunya sendiri.

Menurutnya kondisi psikologis tersebut dapat diatasi dengan mudah apabila Joko Widodo menghindari media sosial selama seminggu sehingga gejala kegelisahan dapat mereda.

Rocky Gerung menambahkan bahwa jika sumber kegelisahan utama adalah Gibran maka Joko Widodo dapat membatalkan seluruh ambisi politik untuk putranya sebagai penerus sindrom kekuasaan tersebut.

Sebelumnya Joko Widodo menyatakan kesiapan bekerja mati-matian demi Partai Solidaritas Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional PSI yang berlangsung di Claro Hotel Makassar Sulawesi Selatan pada Sabtu 31 Januari 2026.

Joko Widodo menekankan perlunya pengurus partai yang militan sebagai modal utama untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2029.

Ia menyatakan bahwa apabila kader serta pengurus bekerja keras maka dirinya juga akan melakukan hal yang sama untuk partai tersebut.

Joko Widodo menegaskan kesiapan bekerja habis-habisan serta mati-matian bagi PSI jika pengurus dan kader melakukan hal serupa.

Menurutnya struktur partai harus diperkuat hingga tingkat kecamatan desa serta RT RW karena target PSI sangat tinggi sehingga memerlukan mesin organisasi yang besar.

Joko Widodo menyatakan kesanggupannya untuk menyambangi seluruh provinsi kabupaten serta tingkat kecamatan di Indonesia guna mendukung penguatan struktur partai tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok.


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved