Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ramadan Tiba, MBG Berubah Jadi Paket Kering: Siswa Puasa Dapat Telur Rebus, Kurma, Kacang untuk Dibawa Pulang

Menu MBG Selama Ramadhan Diubah, Siswa Puasa Dapat Makanan Kering untuk Dibawa  Pulang - Radar Banyuwangi

Repelita Jakarta - Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis kembali dilakukan pada awal bulan Ramadan dengan penyesuaian khusus berupa paket makanan kering yang mudah dikonsumsi kapan saja.

Siswa di berbagai sekolah madrasah Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar menerima paket berisi satu kotak susu ukuran kecil, segenggam kacang, lima butir kurma serta satu potong bolu kukus yang siap dimakan langsung.

Di salah satu sekolah kawasan Paccerakkang Kota Makassar siswa memperoleh paket berupa satu butir telur rebus, kue ringan, kacang polong serta potongan kentang sebagai menu pendamping yang praktis untuk dibawa pulang.

Beberapa sekolah bahkan menerima paket untuk tiga hari sekaligus seperti yang dialami salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Maros dengan isi satu buah pir, tiga butir telur, satu buah pisang, satu buah jeruk, tiga bungkus kacang, satu kotak susu serta sepotong jagung rebus.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa selama Ramadan menu MBG yang biasanya berupa hidangan nasi lengkap dengan lauk sayur dan protein diganti menjadi makanan kering agar tetap bisa dimakan saat sahur maupun berbuka puasa.

Zulkifli Hasan menyatakan bahwa contoh menu kering mencakup telur rebus yang bisa dikonsumsi kapan saja, roti, kurma serta kacang sebagai pilihan yang fleksibel dan bergizi bagi peserta didik yang berpuasa.

Badan Gizi Nasional menerapkan sistem distribusi khusus dengan mempertimbangkan kondisi siswa di berbagai wilayah selama bulan puasa.

Siswa non-Muslim atau yang tidak berpuasa di daerah mayoritas tidak berpuasa tetap menerima penyaluran secara rutin di sekolah seperti biasa tanpa perubahan.

Siswa yang menjalankan ibadah puasa diberikan paket makanan kemasan sehat yang dikemas dalam tote bag khusus sehingga dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi di rumah.

Paket tersebut dipastikan bukan produk instan pabrikan maupun makanan tidak sehat melainkan olahan segar yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Tote bag dibedakan dengan dua warna berbeda guna memudahkan pengawasan dan mencegah kekeliruan distribusi antar periode penyaluran.

Di SDN 1 Pandean Kota Madiun penyaluran dilakukan langsung ke setiap kelas dengan pengawalan guru sehingga siswa memperoleh menu makanan ringan yang siap dibawa pulang untuk keperluan berbuka puasa.

Pembagian di sekolah tersebut dibedakan menjadi dua kelompok yaitu siswa kelas satu hingga tiga serta kelas empat hingga lima dengan jumlah dan jenis paket yang disesuaikan.

Kemasan paket tahun ini berubah menjadi tas kecil yang lebih praktis dibandingkan sebelumnya yang menggunakan wadah stainless agar lebih mudah dibawa oleh siswa.

Sebanyak tiga ratus dua puluh tiga siswa di sekolah tersebut menerima paket pada hari pertama masuk sekolah selama Ramadan tahun ini.

Penyaluran dengan menu khusus makanan kering menjadi kali pertama dilaksanakan di sekolah tersebut sebagai upaya menjaga kelancaran program sekaligus mendukung ibadah puasa para siswa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved