Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Program Makan Bergizi Gratis: Terobosan Prabowo atau Reinkarnasi PMT-AS Era Soeharto?

 

Repelita Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sering digadang sebagai langkah inovatif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Namun program serupa sebenarnya pernah dijalankan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto dengan nama Program Makanan Tambahan Anak Sekolah atau PMT-AS.

PMT-AS mulai diterapkan secara luas pada era tahun sembilan puluhan sebagai upaya memperbaiki status gizi anak usia sekolah dasar di wilayah rentan.

Program tersebut menargetkan siswa SD khususnya di daerah dengan tingkat kerawanan gizi tinggi dan kondisi ekonomi lemah.

Tujuan pokok PMT-AS adalah memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekolah agar pertumbuhan dan perkembangannya berjalan optimal serta mendukung daya konsentrasi belajar.

Makanan yang disalurkan berupa camilan bergizi sederhana seperti biskuit susu dan pangan lokal dengan kandungan kalori serta protein yang telah disesuaikan standar gizi waktu itu.

Pelaksanaan program ini melibatkan kerjasama antara sekolah dan puskesmas setempat.

Cakupan PMT-AS relatif terbatas dan belum mencapai seluruh wilayah Indonesia secara merata.

Sementara itu Program Makan Bergizi Gratis di era saat ini dirancang dengan skala jauh lebih besar dan ambisius.

MBG tidak hanya menyasar siswa sekolah dasar melainkan juga diperluas ke ibu hamil ibu menyusui serta balita.

Pemerintah bahkan menyiapkan rencana agar program ini nantinya mencakup kelompok lansia dan penyandang disabilitas.

MBG berfungsi sebagai inisiatif nasional dengan target jutaan penerima manfaat setiap harinya.

Program ini menyediakan menu makanan lengkap yang memenuhi kebutuhan nutrisi harian bukan sekadar tambahan kecil.

Selain aspek gizi MBG juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi melalui penguatan rantai pasok lokal.

Bahan pangan diutamakan bersumber dari petani peternak dan pelaku usaha mikro kecil menengah di daerah setempat.

Langkah tersebut diharapkan menciptakan efek pengganda bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Perbedaan mencolok terlihat dari sasaran program skala pelaksanaan jenis makanan yang diberikan hingga multiplier effect ekonomi yang menjadi bagian integral.*

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved