Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Program Makan Bergizi Gratis Picu Lonjakan Harga Daging Nasional, Klaim 19.000 Sapi Per Hari Dinilai Berlebihan

 

Repelita Jakarta - Seorang warga mengungkapkan pengalaman pribadi dalam mencari pasokan daging sapi secara rutin untuk keperluan pemberian hadiah kepada orang-orang terdekat sehingga akhirnya beralih ke opsi daging impor.

Melalui koneksi keluarga stafnya yang bekerja di Dinas Perindustrian ia berhasil mendapatkan informasi mengenai salah satu supplier besar yang menawarkan produk daging dengan volume memadai.

Supplier tersebut menyampaikan bahwa komoditas yang dijual saat ini sebagian besar merupakan daging kerbau asal India mengingat harga daging sapi asal Australia telah mengalami kenaikan signifikan.

Menurut informasi dari importir yang merupakan Badan Usaha Milik Negara yaitu Bulog harga daging terus meningkat akibat pengaruh kebijakan makan bergizi gratis yang diterapkan pemerintah.

Meskipun penerapan makan bergizi gratis hanya melibatkan sejumlah sekolah penggerak guru di kota-kota besar dampaknya terhadap lonjakan harga daging di tingkat nasional terbilang sangat besar.

Kontribusi terhadap peningkatan gizi anak dinilai hampir tidak signifikan sementara tekanan terhadap inflasi nasional justru terasa cukup kuat akibat kenaikan harga bahan pangan tersebut.

Supplier juga menjelaskan bahwa di wilayah tertentu seperti Pekalongan hampir tidak ada permintaan daging sapi untuk program makan bergizi gratis bahkan sebulan sekali pun jarang terjadi pembelian.

Pembelian yang sesekali dilakukan pun sudah mengalami penambahan harga alias markup sehingga beban biaya semakin terasa.

Angka klaim bahwa setiap sekolah penggerak guru membutuhkan satu ekor sapi per hari sehingga total mencapai 19.000 sapi setiap hari dinilai tidak sesuai fakta dan cenderung berlebihan.

Pernyataan tersebut dibandingkan dengan klaim serupa yang pernah beredar mengenai satu ekor lele per anak di mana realitasnya ikan tersebut masih berukuran sangat kecil.

Kasihan ikan lele yang belum sempat tumbuh dewasa sudah harus menghadapi proses penggorengan dalam kondisi kurus dan kecil di dalam kotak makan stainless steel program makan bergizi gratis.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved