
Repelita Jakarta - Dalam pidatonya di Indonesia Economic Outlook 2026, Prabowo mengumumkan rencana pembangunan 10 universitas baru pada tahun ini.
Selain itu, akan dibentuk lembaga khusus pendidikan administrasi pemerintahan untuk menyiapkan kader terbaik bangsa.
“Saya sudah siapkan institusi-institusi pendidikan. Tahun ini kita akan mulai membangun 10 universitas baru,” tegasnya dilansir dari YouTube Sekertariat Presiden.
“Satu lembaga khusus untuk administrasi pemerintahan. Putra-putri Indonesia yang terbaik akan kita pilih, akan kita godok, kita siapkan untuk mengambil alih kepemimpinan semua lembaga dengan baik,” imbuhnya.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya regenerasi birokrasi, di mana pejabat yang tidak menunjukkan kinerja baik atau melanggar aturan akan diganti.
Presiden menyatakan telah memberikan wewenang penuh kepada kementerian, lembaga, dan BUMN untuk melakukan evaluasi dan pergantian pejabat yang tidak memenuhi standar.
“Saya perintahkan kepada BUMN, MenPAN-RB, semua menteri dan K/L, beri wewenang penuh untuk mengganti semua pejabat yang tidak perform dengan baik atau yang melanggar,” kata Prabowo di atas mimbar.
Dengan berbagai langkah tersebut, Prabowo menegaskan visinya membangun pemerintahan yang bersih, adil, dan profesional, sekaligus membantah tudingan bahwa kepemimpinannya mengarah pada praktik otoriter.
“Saya terima kasih kepada semua penegak hukum yang telah bekerja keras,” pungkasnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

