Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Penghapusan Kuota Hangus Berisiko Naikkan Tarif Internet, INDEF Ingatkan Bumerang bagi Masyarakat Kecil

 Ilustrasi polemik skema kuota hangus vs rollover kuota. (Foto: Generator AI)

Repelita Jakarta - Kepala Pusat Ekonomi Digital dan UMKM INDEF Izzudin Al Farras mengingatkan masyarakat agar berpikir ulang sebelum terus menuntut penghapusan sistem kuota hangus karena kebijakan rollover berpotensi memicu kenaikan tarif layanan internet yang memberatkan konsumen luas.

Menurut Farras penghilangan mekanisme kuota expired justru meningkatkan risiko operasional bagi operator telekomunikasi sehingga biaya tambahan tersebut kemungkinan besar ditanggung oleh pengguna akhir melalui penyesuaian harga paket data.

Pada Selasa 24 Februari 2026 Farras menyatakan bahwa sistem kuota hangus selama ini berfungsi sebagai subsidi terselubung yang membantu menjaga tarif internet tetap terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Tanpa skema tersebut operator diprediksi akan menaikkan harga paket untuk mengantisipasi beban kapasitas jaringan yang tidak terprediksi akibat akumulasi kuota yang tidak terpakai.

Farras menekankan pemerintah perlu berhati-hati dalam merancang kebijakan agar upaya memuaskan sebagian kecil pengguna yang menginginkan kuota awet tidak justru membuat akses internet menjadi barang mahal bagi masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai daerah.

Ia menilai spektrum frekuensi merupakan sumber daya milik publik sehingga prioritas utama seharusnya menjaga kesehatan industri telekomunikasi agar investasi infrastruktur jaringan terus berjalan tanpa hambatan.

Sebagai langkah solutif Farras menyarankan evaluasi ulang biaya PNBP atau pungutan negara dari sektor telekomunikasi untuk meringankan beban operator tanpa mengorbankan kualitas layanan.

Jika pemerintah bersedia menurunkan setoran PNBP maka operator diharapkan berkomitmen meningkatkan investasi riset pengembangan perluasan cakupan serta peningkatan kapasitas jaringan secara masif.

Farras juga mengusulkan agar pendapatan dari kuota hangus yang tidak terpakai dialihkan menjadi dana abadi digital guna mendukung paket internet murah yang dapat dijangkau masyarakat kecil hingga ke pelosok negeri.

Dengan pendekatan tersebut akses internet berkualitas dan terjangkau dapat dipertahankan serta diperluas tanpa mengorbankan keberlanjutan industri telekomunikasi nasional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved