Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Masjid Lakemba Sydney Teror Surat Ancaman Pembunuhan Umat Muslim Jelang Ramadan, Polisi Selidiki Eskalasi Kebencian

 Masjid terbesar di Australia, Lakemba, menerima tiga surat ancaman pembunuhan dalam sebulan. (Foto: ABC News)

Repelita Jakarta - Komunitas Muslim di Sydney Australia tengah diliputi ketegangan setelah Masjid Lakemba yang menjadi salah satu pusat ibadah terbesar menerima tiga surat ancaman dalam waktu satu bulan terakhir.

Surat ancaman paling baru tiba pada Rabu 18 Februari 2026 dengan isi yang sangat eksplisit berupa seruan untuk membunuh umat Muslim tepat sebelum memasuki bulan Ramadan.

Sekretaris Asosiasi Muslim Lebanon Gamel Kheir menyatakan bahwa rangkaian ancaman ini telah menciptakan keresahan mendalam di kalangan jemaah dan bukan sekadar gertakan biasa melainkan serangan psikologis yang sistematis.

Menurut Kheir ancaman tersebut mengganggu ketenangan ibadah di bulan suci sehingga komunitas berhak mendapatkan rasa aman saat melaksanakan ritual keagamaan.

Kejadian dimulai sejak 22 Januari 2026 ketika polisi menahan seorang pria berusia tujuh puluh tahun terkait surat ancaman pertama meskipun kasus serupa terus berlanjut.

Surat kedua yang dikirim awal Februari dilengkapi ilustrasi masjid yang sedang terbakar sementara surat ketiga memiliki nada lebih ganas dengan ancaman langsung terhadap nyawa.

Asosiasi Muslim Lebanon telah mengirimkan surat resmi kepada pemerintah Australia untuk meminta dukungan dana darurat guna memperkuat pengamanan di sekitar Masjid Lakemba.

Tuntutan mencakup penambahan personel keamanan serta pemasangan kamera CCTV tambahan di area vital mengingat masjid tersebut diprediksi menampung hingga lima ribu jemaah setiap malam selama Ramadan.

Komisaris Kepolisian Negara Bagian New South Wales Mal Lanyon menegaskan bahwa pihaknya telah mengamankan bukti surat terbaru dan sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi pelaku.

Lanyon menambahkan bahwa kepolisian memberikan dukungan signifikan kepada komunitas Muslim sepanjang Ramadan demi menjaga keamanan dan mencegah eskalasi lebih lanjut.

Kasus ini menarik perhatian internasional terkait upaya pemerintah Australia dalam melindungi hak beribadah dan menangani munculnya kembali bibit kebencian berbasis agama.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved