Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Iran Dorong D8 Beri Bantuan Ekonomi Palestina dan Sanksi Ekonomi bagi Israel

Repelita Jakarta - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mendorong negara-negara anggota D8 memberikan dukungan ekonomi konkret bagi rakyat Palestina sekaligus menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap penjajah yang terus menyerang warga sipil.

Pernyataan tersebut disampaikan Boroujerdi dalam wawancara khusus dengan ANTARA di Jakarta pada Jumat 13 Februari 2026 menanggapi upaya yang dapat dilakukan D8 untuk membantu perjuangan Palestina secara bermakna.

Ia menekankan bahwa bantuan paling efektif adalah melalui penguatan ekonomi Palestina dan penerapan sanksi terhadap Israel serta pendukungnya yang bertanggung jawab atas serangan berkelanjutan.

Boroujerdi menyatakan keraguan atas efektivitas pengakuan rezim Zionis Israel sebagai negara karena tidak akan menghasilkan perdamaian sejati bagi rakyat Palestina.

Menurutnya lebih dari 75 ribu jiwa telah tewas akibat penjajahan Israel dengan mayoritas korban adalah anak-anak dan perempuan sehingga pelanggaran HAM yang terang-terangan ini masih berlangsung di mata dunia.

Untuk mencapai perdamaian ia menegaskan perlunya tekanan agar Israel menghentikan pendudukan tanah Palestina serangan terhadap wilayah tersebut serta agresi ke negara tetangga lainnya.

Boroujerdi menyoroti standar ganda dalam penerapan nilai demokrasi dan hak asasi manusia yang diterapkan secara selektif di dunia internasional.

Ia mempertanyakan mengapa prinsip demokrasi dan HAM dianggap baik untuk seluruh dunia namun tidak diterapkan bagi rakyat Palestina yang berhak menentukan nasib sendiri.

Menurut Boroujerdi seluruh warga Palestina dari berbagai latar belakang agama dan ras harus bersatu dalam pemilu bebas dan hasilnya diterima semua pihak termasuk Iran.

Iran meyakini satu-satunya jalan membantu Palestina adalah menghapus standar ganda mewujudkan demokrasi sejati serta memberikan perhatian nyata terhadap hak asasi mereka.

Pernyataan ini disampaikan menjelang KTT D8 di Indonesia pada April mendatang yang akan dihadiri pemimpin dari Iran Turki Malaysia Pakistan Bangladesh Mesir Nigeria dan Azerbaijan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved