Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Gatot Nurmantyo Ungkap Klaim Peran TNI dalam Operasi Tewasnya Santoso 2016

 

Repelita Jakarta - Gatot Nurmantyo mengungkap klaim baru terkait operasi pengejaran Santoso di Poso, Sulawesi Tengah, yang berlangsung pada Juli 2016, melalui sebuah video pernyataan yang diunggah di media sosial pada Selasa, 4 Februari 2026.

Dalam video yang beredar luas tersebut, Gatot menyatakan bahwa pihak yang menembak dan menewaskan Santoso bukan berasal dari Polri, meskipun selama ini keberhasilan operasi diumumkan secara resmi sebagai capaian kepolisian.

Ia menjelaskan bahwa sejak awal operasi dirancang dengan tujuan strategis untuk mengangkat citra Kapolri saat itu, Tito Karnavian, di hadapan Presiden Joko Widodo.

Gatot menceritakan bahwa ia sempat memaparkan peta operasi dan dokumentasi visual di Istana, termasuk titik biothermal serta arah tembakan, dengan pengamanan informasi yang sangat ketat.

Menurut pengakuannya, Presiden menyetujui skema tersebut dengan syarat kerahasiaan penuh, sehingga detail keterlibatan TNI tidak boleh diketahui oleh pihak lain selain kepala negara.

Ia menyebut keberhasilan operasi kemudian dikondisikan agar sepenuhnya dikaitkan dengan Polri, sehingga nama Tito Karnavian mendapat sorotan positif dan pengakuan langsung dari Presiden.

Gatot menambahkan bahwa pasca operasi tersebut, Tito memperoleh promosi dan penguatan posisi, sementara kontribusi TNI sengaja tidak dipublikasikan dan disimpan sebagai rahasia negara.

Pernyataan itu merujuk pada peristiwa baku tembak yang menewaskan Santoso, pimpinan Mujahidin Indonesia Timur, dalam operasi Satgas Tinombala pada 19 Juli 2016.

Pada periode tersebut, Gatot yang masih menjabat Panglima TNI bahkan secara terbuka menyampaikan apresiasi kepada Polri dan menyebut keberhasilan operasi sebagai bentuk penghargaan bagi Tito Karnavian.

Klaim terbaru ini memicu perdebatan publik karena berbeda dengan narasi resmi kala itu yang menekankan sinergi TNI dan Polri tanpa menyebut dominasi salah satu institusi.

Gatot menutup pengakuannya dengan menyatakan bahwa rahasia tersebut baru disampaikan ke publik setelah satu dekade berlalu sebagai bentuk pertanggungjawaban pribadi atas operasi tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved