
Repelita Jakarta - Aktivis senior Eggi Sudjana berencana membuka informasi secara terbuka mengenai kondisi serta keberadaan Tim Pembela Ulama dan Aktivis TPUA di tengah kemelut internal yang sedang melanda organisasi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Eggi melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta pada Selasa malam tujuh belas Februari dua ribu dua puluh enam.
Ia menyatakan akan menjelaskan secara rinci eksistensi TPUA beserta posisi serta rencana aktivitasnya ke depan dalam ranah aktivisme yang selama ini menjadi perjuangannya.
Penyampaian informasi tersebut akan dilakukan melalui konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung di halaman Mabes Polri Jakarta pada Rabu delapan belas Februari dua ribu dua puluh enam.
Eggi Sudjana mengundang insan pers dari berbagai media arus utama maupun konvensional agar hadir dan meliput acara tersebut secara langsung.
Undangan juga telah disampaikan kepada Imam Besar Front Persaudaraan Islam Dr Habib Rizieq Shihab sebagai pihak terkait dalam dinamika organisasi.
Eggi menegaskan dirinya tidak merasa bersalah atas konflik internal TPUA dan justru menyayangkan mengapa serangan lebih ditujukan kepadanya daripada pihak yang seharusnya dituduh.
Ia menyatakan kenapa gue yang diserang kenapa enggak Jokowi terus sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Selasa tujuh belas Februari dua ribu dua puluh enam.
Eggi juga mengungkapkan adanya dugaan ambisi pribadi di balik serangan dari rekan-rekannya di internal organisasi.
Ia menyebut Ahmad Khoizinudin pernah menyampaikan keinginan untuk bergantian menjadi pemimpin dengan ungkapan sekali-sekali harus gue jadi imam dia jadi makmum.
Sebelumnya Habib Rizieq Shihab selaku pendiri dan pembina TPUA telah mengambil alih mandat kepengurusan serta membekukan seluruh kegiatan organisasi.
Keputusan itu diambil setelah menerima laporan langsung dari pimpinan TPUA terkait dinamika internal yang dinilai mengganggu kinerja organisasi.
Kuasa hukum Habib Rizieq Aziz Yanuar menyatakan kliennya telah mengamati secara teliti serta memanggil dan menerima laporan dari Ketua dan Sekjen TPUA.
Situasi ini menunjukkan ketegangan yang masih berlangsung di tubuh TPUA pasca-pembekuan sementara oleh Habib Rizieq Shihab.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

