Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Pandji Pragiwaksono Dilapor Majelis Pesantren Salafiyah Banten ke Polisi

Repelita Jakarta - Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan oleh Majelis Pesantren Salafiyah Banten kepada pihak kepolisian.

Laporan tersebut diterima oleh Polda Metro Jaya dengan nomor register LP/B/567/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada tanggal dua puluh dua Januari.

Pelaporan ini dilakukan atas dugaan tindak pidana penistaan agama yang muncul dalam materi pertunjukan stand up comedy.

Materi yang dimaksud berasal dari pertunjukan berjudul Mens Rea yang pernah digelar di Istora pada tahun dua ribu dua puluh lima.

Pertunjukan tersebut kemudian dapat diakses publik melalui platform streaming Netflix sejak akhir Desember tahun lalu.

Ketua Dewan Pembina Majelis Pesantren Salafiyah Banten KH Matin Syarkowi menjelaskan alasan dilakukannya pelaporan ini.

Dia menyatakan bahwa materi komedi tersebut dinilai telah menghina praktik peribadatan dalam agama Islam.

"Pandji kami laporkan atas dugaan penghinaan terhadap peribadatan agama Islam," ujar Matin Syarkowi pada hari Sabtu tanggal dua puluh empat Januari.

Bagian spesifik yang dipersoalkan adalah narasi yang menyangkut ibadah salat dalam ajaran Islam.

Dalam pertunjukannya Pandji Pragiwaksono disebut menyampaikan pertanyaan retoris mengenai hubungan antara kesalehan ritual dengan kualitas moral seseorang.

Narasi tersebut kemudian dianalogikan dengan situasi seorang pelajar yang memiliki catatan kehadiran sempurna di sekolah.

"Dalam narasinya orang yang tidak pernah bolong salat rajin apakah otomatis menjadi orang baik dijawab tidak lalu dianalogikan seperti siswa yang tidak pernah bolos tapi disebut goblok," jelas Matin Syarkowi.

Majelis Pesantren Salafiyah Banten menilai analogi tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap nilai nilai ibadah dalam Islam.

Matin Syarkowi menegaskan bahwa dalam keyakinan umat Islam konsistensi dalam menjalankan salat mencerminkan kebaikan pribadi.

"Dalam keyakinan kami orang yang rajin salat dan tidak pernah meninggalkan salat diyakini sebagai orang baik," tegasnya.

Meskipun telah melakukan pelaporan ke pihak berwajib dia menyatakan bahwa tujuan utama adalah mendapatkan kejelasan.

Pihaknya masih membuka ruang untuk dialog dan klarifikasi dari Pandji Pragiwaksono terkait materi yang dipermasalahkan.

"Pelaporan ini belum tentu berniat untuk memidanakan kami ingin ada kejelasan dan penjelasan dari yang bersangkutan," kata Matin Syarkowi.

Kasus ini menjadi yang terbaru dalam serangkaian laporan hukum yang pernah dihadapi oleh komika tersebut.

Batas antara kebebasan berekspresi dalam komedi dengan penghormatan terhadap nilai nilai agama kembali menjadi perdebatan publik.

Masyarakat menantikan perkembangan proses hukum berikutnya yang akan dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

Hingga saat ini Pandji Pragiwaksono belum memberikan tanggapan resmi terhadap laporan yang dilayangkan oleh kelompok masyarakat tersebut.

Pihak kepolisian akan melakukan tahap pemeriksaan pendahuluan untuk menindaklanjuti laporan yang telah tercatat secara resmi.

Pertunjukan komedi seringkali menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan unsur humor dengan sensitivitas terhadap keyakinan agama.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved