Repelita Jakarta - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia Ahmad Ali mengungkapkan persiapan partainya untuk memajukan Kaesang Pangarep sebagai calon presiden.
Rencana ini ternyata telah disiapkan sebelum dia menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai kompetitor kuat untuk Pemilihan Presiden 2029.
"Sebelum membicarakan Gibran, kami telah mempersiapkan Ketua Umum kita Kaesang sebagai pemimpin masa depan," ujar Ahmad Ali dalam Rakorwil PSI se-Sultra di Kendari.
Dia menyatakan bahwa Partai Solidaritas Indonesia secara serius menyiapkan Kaesang Pangarep untuk suatu hari nanti menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
"Kaesang kita siapkan jadi presiden. Itu visi jangka panjang partai," tambahnya.
Meskipun saat ini Kaesang Pangarep belum menunjukkan kesiapan untuk dicalonkan, Ahmad Ali melihat hal itu sebagai dinamika politik yang wajar.
Menurutnya, perjalanan politik seseorang dapat mengalami perubahan seiring waktu dan perkembangan situasi.
"Siapa tahu Ketua Umum kita ini 10 tahun yang akan datang jadi presiden kita. Siapa tahu?" kata Ahmad Ali.
Dia menekankan bahwa manusia hanya dapat merencanakan, namun keputusan akhir berada di luar kuasa manusia.
"Hari ini belum tentu mau, dipaksa juga dia tidak mau. Namun, kalau takdir Allah yang menentukan, siapa yang mau tolak?" ucapnya lugas.
Selanjutnya, Ahmad Ali dalam kesempatan terpisah juga memberikan penilaiannya mengenai potensi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dia menyebut Gibran Rakabuming Raka dapat menjadi kompetitor yang cukup kuat dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2029.
"Kalau saya sih sederhana saja, emang ada calon presiden lebih baik daripada Gibran?" katanya dalam sebuah podcast.
Menurutnya, modal politik dan pengalaman Gibran Rakabuming Raka tergolong paling komplet dibandingkan dengan calon potensial lainnya.
Pada 2029 nanti, Gibran baru berusia 42 tahun namun telah memiliki pengalaman strategis sebagai wali kota selama satu periode.
Dia juga akan menyelesaikan masa jabatannya sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia selama lima tahun.
"Pengalaman sebagai wali kota dan wakil presiden membuatnya memiliki modal kuat. Dari nama-nama yang disebut, belum ada yang punya pengalaman serupa," jelas Ahmad Ali.
Partai Solidaritas Indonesia sendiri terus melakukan kaderisasi dan membangun basis dukungan dengan menawarkan wajah-wajah baru.
Persiapan jangka panjang ini menunjukkan strategi partai dalam menghadapi dinamika politik nasional yang terus berkembang.
Dukungan terhadap Kaesang Pangarep dan pengakuan atas kekuatan Gibran Rakabuming Raka menjadi bagian dari analisis internal partai.
Mereka berusaha memposisikan diri secara strategis dalam peta politik nasional untuk pemilihan-pemilihan mendatang.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

