Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Komandan Senior Al-Qassam Raed Sa’ad Gugur di Tengah Gencatan Senjata, Tinggalkan Pesan Spiritual dan Hafalan Al-Quran

 

Repelita Gaza - Seorang komandan senior Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, dilaporkan gugur dalam sebuah serangan udara Israel pada pertengahan Desember tahun lalu meski sedang dalam masa gencatan senjata.

Raed Sa’ad, yang juga dikenal dengan nama Abu Muadz, meninggal dunia setelah kendaraannya dihantam rudal pada tanggal 13 Desember 2025.

Pria yang menjabat sebagai Kepala Markas Besar Produksi Senjata tersebut diketahui telah mendedikasikan diri untuk menghafal kitab suci Al-Quran di sela-sela aktivitas tempurnya.

Dengan ketekunan luar biasa, ia berhasil menyelesaikan hafalan Al-Quran secara penuh di tengah situasi konflik bersenjata yang terus berlangsung di wilayah Gaza.

Bahkan dalam kesibukannya sebagai komandan, Raed Sa’ad tetap menjaga rutinitas untuk mengkhatamkan serta menyetorkan hafalannya secara mingguan sebagai bagian dari komitmen spiritualnya.

Saat jenazahnya ditemukan, terdapat secarik kertas berisi pesan pribadi di dalam kantong bajunya yang berisi tulisan tentang nilai-nilai Al-Quran.

“Ia Al-Quran adalah tali Allah yang kokoh, cahaya yang terang benderang, dan penyembuh yang bermanfaat. Ia adalah pelindung bagi siapa saja yang berpegang teguh kepadanya, dan keselamatan bagi siapa saja yang mengikutinya. Ia tidak akan bengkok sehingga perlu diluruskan, dan tidak akan menyimpang sehingga perlu diingatkan. Ia tidak akan pernah usang meski terus diulang-ulang, dan keajaibannya tidak akan pernah berakhir. Maka bacalah ia, karena sesungguhnya Allah memberi kalian pahala sepuluh kebaikan untuk setiap hurufnya.”

Tulisan tersebut diakhiri dengan sebuah doa, “Yaa Allah, ampuni aku, sayangi aku, tunjukki akua, sehatkanlah aku, berilah aku rezeki, tolonglah aku, dan pulihkan aku.”

Raed Sa’ad dikenal dalam struktur organisasi Brigade Al-Qassam tidak hanya sebagai komandan operasi tetapi juga sebagai ahli dalam bidang produksi persenjataan.

Dia menghabiskan waktu sekitar empat puluh tahun dalam berbagai bentuk perlawanan terhadap Israel sebelum akhirnya gugur dalam serangan udara tersebut.(*)



Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved