Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Kapolri Instruksikan Polri Berjuang Hingga Titik Darah Penghabisan, Pengamat Bertanya: "Siapa yang Dihabisi?"

 Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto saat tampil di program Satu Meja The Forum di KompasTV, Rabu (28/1/2026) malam.

Repelita Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pernyataan tegas berisi instruksi kepada seluruh jajaran Polri untuk berjuang mempertahankan kemandirian institusi hingga titik darah penghabisan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang disiarkan melalui program televisi nasional pada Rabu, 28 Januari 2026.

Kapolri secara gamblang menyatakan penolakan terhadap wacana penempatan institusi kepolisian di bawah struktur kementerian yang tengah dibahas di berbagai forum.

Menanggapi hal tersebut, pengamat kepolisian Bambang Rukminto memberikan tanggapan kritis terhadap diksi "sampai titik darah penghabisan" yang digunakan oleh pimpinan tertinggi kepolisian itu.

Bambang menyatakan bahwa pernyataan emosional Kapolri tersebut menimbulkan perasaan ngeri dan tanda tanya besar di kalangan masyarakat sipil.

Ia secara retoris mempertanyakan makna sebenarnya dari frasa perjuangan hingga penghabisan darah tersebut serta pihak mana yang dimaksudkan akan dihabisi dalam konteks pernyataan itu.

Menurut analisis Bambang, pernyataan Kapolri tersebut mengindikasikan adanya problem serius yang sedang dihadapi institusi Polri terkait wacana perubahan struktur organisasi tersebut.

Ia menduga pernyataan tegas itu muncul sebagai respons atas tekanan atau desakan tertentu yang mungkin sedang dialami oleh pimpinan kepolisian terkait isu penempatan institusi.

Namun di sisi lain, Bambang juga mengapresiasi kejelasan sikap dan ketegasan yang ditunjukkan Kapolri dalam menyikapi wacana tersebut secara terbuka di forum DPR.

Ia menilai baru kali ini pimpinan Polri menyampaikan penolakan dengan bahasa yang begitu jelas dan tanpa tedeng aling-aling terhadap rencana perubahan struktural tersebut.

Instruksi Kapolri untuk berjuang hingga titik darah penghabisan tersebut secara khusus ditujukan kepada seluruh anggota Polri dalam mempertahankan marwah institusi.

Pernyataan ini dianggap sebagai bentuk penegasan komitmen untuk menjaga kemandirian dan posisi institusi kepolisian dalam struktur ketatanegaraan Republik Indonesia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved