
Repelita Jakarta - Sebuah konten media sosial yang menampilkan klaim pertemanan dekat dengan mantan Presiden Joko Widodo memicu berbagai reaksi dan analisis di kalangan netizen.
Konten tersebut menyatakan bahwa pembuatnya adalah teman dekat dari Pak Jokowi yang sering pulang kuliah bersama semasa masa pendidikan mereka.
Namun dalam pernyataan yang sama, konten tersebut mengungkapkan ketidaktahuan mengenai tempat kos atau tempat tinggal Joko Widodo pada masa itu.
Kontradiksi dalam pernyataan ini kemudian mendapatkan sorotan dan komentar kritis dari berbagai pihak yang mengamati dinamika ruang digital.
Seorang netizen memberikan tanggapan dengan menyatakan bahwa ketika sudah terkait dengan narasi tertentu maka logika seringkali tidak lagi dapat digunakan untuk memahami isi pesan yang disampaikan.
Netizen tersebut menyoroti penggunaan bahasa yang dinilai aneh dan memiliki kesan yang membingungkan bagi para pembacanya.
Dia secara spesifik menggarisbawahi kontradiksi antara klaim kedekatan hubungan dengan pengakuan ketidaktahuan mengenai lokasi tempat tinggal sederhana pada masa lalu.
Komentar tersebut diakhiri dengan kata "RUWET" yang diulang beberapa kali untuk menggambarkan tingkat kerumitan dan kebingungan yang timbul dari konten semacam itu.
Konten-konten dengan karakteristik serupa kerap kali muncul di berbagai platform media sosial dengan klaim-klaim yang sulit diverifikasi kebenarannya.
Masyarakat pengguna media sosial diimbau untuk lebih kritis dan selektif dalam menerima serta menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan akurasinya.
Verifikasi fakta dan konfirmasi dari sumber yang terpercaya menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran narasi yang dapat menyesatkan publik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

