Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[HEBOH] Investigasi Project Multatuli Ungkap Dugaan Koordinator Penjarahan dan Misteri Mercy Merah dalam Kerusuhan Agustus 2025

Repelita - Seorang Visual Investigative Producer bernama Aqwam Fiazmi Hanifan mengungkapkan hasil investigasinya terkait kerusuhan dan aksi penjarahan yang terjadi pada bulan Agustus 2025.

Aqwam melalui akun media sosial X dengan nama pengguna @aqfiazfan menyatakan bahwa dirinya terlibat dalam proyek pertama bersama organisasi Project Multatuli.

Proyek pertama saya di Project Multatuli Bantu identifikasi koordinator penjarah di rumah Sri Mulyani dan Nafa Urbach yang ternyata pakai mobil mercy merah dan diduga kuat punya pengusaha mebel asal Solo ujar Aqwam Fiazmi Hanifan dalam unggahan di akunnya.

Dalam unggahan lain pada tanggal 30 Januari Aqwam menambahkan bahwa dirinya juga sempat membantu verifikasi terhadap terduga kuat koordinator dalam kasus penjarahan yang menimpa Sahroni.

Sempat bantu juga untuk verifikasi terduga kuat koordinator di kasus penjarahan Sahroni yang sepertinya luput ditangkap polisi Sayangnya gak ada foto atau video tampak depan tulisnya.

Akun resmi Project Multatuli yaitu @projectm_org juga memberikan pernyataan terkait investigasi tersebut melalui unggahan pada tanggal 29 Januari.

Sejumlah rumah pejabat dijarah ada Mercy merah yang sangat mencolok kemunculan kelompok yang diduga provokator dan penjarahan yang berlangsung cepat serta terkoordinasi Ada pembiaran terhadap penjarah bunyi pernyataan Project Multatuli.

Organisasi itu mengaku telah mengumpulkan berbagai video dari media sosial dan rekaman kamera pengawas milik warga serta melakukan wawancara dengan belasan orang sebelum melakukan analisis mendalam.

Project Multatuli mengumpulkan video dari medsos dan CCTV warga serta mewawancarai belasan orang lalu menganalisinya tulis akun tersebut lebih lanjut.

Mereka mengajak publik untuk menyimak analisis lengkap melalui reportase berjudul Memori 1998 Dalam Penjarahan Agustus Hilangnya Polisi dan Misteri Mercy Merah dari Solo yang dapat diakses melalui situs resmi organisasi.

Aqwam Fiazmi Hanifan juga mengungkapkan bahwa hasil investigasi tersebut mencakup rekonstruksi wajah menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu identifikasi pelaku.

Namun upaya identifikasi terhambat karena tidak adanya foto atau video yang menampilkan wajah depan dari terduga pelaku koordinator penjarahan.

Informasi yang diungkap menunjukkan bahwa aksi penjarahan terhadap sejumlah rumah pejabat tersebut berlangsung dengan cepat dan menunjukkan tanda-tanda adanya koordinasi yang terstruktur.

Munculnya mobil berwarna merah merek Mercy dalam berbagai rekaman kejadian menjadi salah satu titik terang yang dianggap mencolok dalam investigasi tersebut.

Keterlibatan seorang pengusaha mebel asal Solo diduga kuat berada di balik kepemilikan kendaraan tersebut meskipun masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.

Fakta bahwa polisi tidak terlihat di lokasi kejadian saat penjarahan berlangsung juga menjadi sorotan dalam investigasi yang dilakukan oleh Project Multatuli.

Analisis yang dilakukan oleh organisasi tersebut menarik paralel dengan peristiwa kerusuhan yang terjadi pada tahun 1998 di mana aparat keamanan juga dianggap tidak hadir mencegah penjarahan.

Unggahan yang berisi hasutan untuk melakukan penjarahan terhadap rumah-rumah pejabat disebut telah beredar luas di media sosial sejak tanggal 29 Agustus 2025.

Tidak ada upaya pencegahan yang efektif sehingga aksi penjarahan berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti dari pihak berwenang.

Kehadiran kelompok-kelompok yang diduga sebagai provokator turut memperkeruh situasi dan memicu eskalasi kerusuhan menjadi aksi perampasan harta benda.

Investigasi jurnalistik semacam ini oleh Project Multatuli menunjukkan adanya upaya independen untuk mengungkap fakta di balik peristiwa kerusuhan Agustus 2025.

Metode yang digunakan menggabungkan pengumpulan bukti visual dari masyarakat dengan analisis mendalam serta wawancara terhadap berbagai pihak yang terkait.

Temuan ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas penanganan keamanan oleh aparat selama terjadinya kerusuhan dan aksi penjarahan masif tersebut.


Misteri mobil Mercy merah yang muncul dalam berbagai rekaman kejadian menjadi fokus investigasi lebih lanjut untuk mengungkap jaringan di balik peristiwa tersebut.

Upaya verifikasi terhadap identitas koordinator penjarahan masih terus dilakukan meskipun menghadapi kendala kurangnya bukti visual yang memadai.

Laporan lengkap investigasi tersebut telah dipublikasikan untuk dapat diakses oleh publik guna memberikan gambaran menyeluruh mengenai dinamika peristiwa yang terjadi.

Proses identifikasi pelaku memanfaatkan kemajuan teknologi termasuk rekonstruksi wajah digital untuk mengatasi keterbatasan bukti yang tersedia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved