:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Wakil-Gubernur-Sulawesi-Barat-Salim-S-Mengga-tutup-usia.jpg)
Repelita Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Mayjen TNI Purnawirawan Salim Sayyid Mengga meninggal dunia pada Sabtu tanggal 31 Januari 2026 di Rumah Sakit Siloam Kota Makassar dalam usia tujuh puluh empat tahun.
Kabar duka ini disampaikan secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui akun media sosial instagram mereka, disertai pernyataan duka mendalam dari Gubernur Suhardi Duka.
Gubernur Suhardi Duka menyatakan bahwa seluruh pemerintah daerah dan masyarakat Sulawesi Barat sangat kehilangan sosok teladan serta pemimpin yang istiqomah dan sangat mencintai rakyatnya.
Almarhum yang sebelumnya merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat ini memulai karier politiknya dengan mencalonkan diri sebagai calon gubernur pada Pemilihan Umum tahun 2006 berpasangan dengan A. Hatta Dai meskipun saat itu belum berhasil meraih kemenangan.
Setelah menyelesaikan masa dinas militer, Salim S Mengga berhasil terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2009 hingga 2014 melalui Partai Demokrat.
Pada tahun 2016, ia mengundurkan diri dari parlemen untuk kembali mengikuti kontestasi pemilihan gubernur Sulawesi Barat tahun 2017 berpasangan dengan Hasanuddin Mashud namun kembali belum berhasil meraih kursi kepemimpinan provinsi.
Pada pemilihan bupati Polewali Mandar tahun 2018, almarhum berpasangan dengan Marwan dan berhasil mengumpulkan suara signifikan meskipun belum cukup untuk memenangkan kontestasi tersebut.
Puncak karier politiknya terjadi pada pemilihan gubernur Sulawesi Barat tahun 2024 ketika ia berhasil terpilih sebagai wakil gubernur mendampingi Suhardi Duka yang sebelumnya merupakan rivalnya dalam pemilihan gubernur tahun 2017.
Pasangan Suhardi Duka dan Salim S Mengga berhasil memenangkan pemilihan dengan perolehan suara sekitar tiga ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus dua belas suara atau sekitar empat puluh enam koma delapan belas persen dari total pemilih.
Kepergian wakil gubernur ini meninggalkan duka mendalam bagi seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat Sulawesi Barat yang telah mengenalnya sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

