Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ahok kritik program Makan Bergizi Gratis, usul skema voucher dan sindir isi makanan yang tak sebanding dengan tampilannya

Repelita Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, turut menanggapi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang sedang digencarkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam podcast Unfiltered yang tayang di kanal YouTube Big Alpha, Ahok menyampaikan bahwa program tersebut kurang efektif jika hanya mengandalkan pembagian makanan siap saji.

Ia menilai bahwa masyarakat lama-lama akan menyadari bahwa bantuan makanan gratis tidak cukup memenuhi kebutuhan gizi secara menyeluruh.

Saya selalu percaya, lu kasih orang minum kopi, gula satu sendok pun lama-lama dia merasa kurang manis. Nah, rakyat pasti lama-lama akan sadar. Iya gue tuh cuma dikasih gini gratis-gratis, makan bergizi gratis, nampannya sih bagus, alumunium tapi isinya, ujar Ahok, dikutip Rabu 1 Oktober 2025.

Ahok mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan skema voucher, seperti yang pernah ia terapkan saat meluncurkan Kartu Jakarta Pintar ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Kenapa gak kirimin voucher aja kayak gue dulu lakuin, tinggal guru ngawasin kan. Lu masih ada menu apa, lu kalau enggak ada, orang tua bisa dicabut, dulu kan gue gitu waktu KJP, jelasnya.

Menurut Ahok, sistem voucher lebih fleksibel dan dapat memberdayakan keluarga dalam menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak.

Ia menambahkan bahwa potensi kebocoran anggaran bisa diminimalkan karena orang tua cenderung senang memasak untuk keluarga.

Nah itu kalau bocor pun gak mungkin banyak karena pada dasarnya orang tua juga seneng kan masak, dia numpang makan gak apa-apa dong. Buat anak-anak sekolah satu bulan boleh beli satu kilo daging, misal kakeknya ikut makan gak apa-apa, tambahnya.

Ahok juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi agar program ini berjalan lebih tepat sasaran.

Jadi sebetulnya gak ada yang susah dengan manfaatin teknologi, tandasnya.

Pernyataan Ahok tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Salah satu akun X, @k_tuathnic, menyampaikan pendapatnya dengan membandingkan pengalaman Ahok dengan sejumlah menteri.

Org seperti Ahok punya pengalaman mumpuni tdk punya kuasa, sementara org seperti bahlil, raja juli, pigai dll itu selesai bermanuver minta maaf. Kerjanya tdk jelas hanya buat marah publik lewat kebijakan, ucapan, tindakan yg tdk bermutu. Ini fakta, perhatikan geliat mereka semua, tulis akun tersebut.

Di sisi lain, pemerintah mencatat bahwa realisasi program MBG terus berkembang.

Hingga saat ini, sebanyak 7.477 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi telah beroperasi.

Unit tersebut tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved