Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

TPUA Datangi Rumah Jokowi di Solo Tuntut Tunjukkan Ijazah Asli tapi Pulang dengan Tangan Hampa

 

Repelita, Solo - Puluhan massa dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) mendatangi kediaman Presiden ke-7 Joko Widodo di Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Kedatangan mereka bertujuan mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi yang selama ini menjadi sorotan publik.

Dalam video yang beredar, terlihat petugas keamanan sudah bersiaga di sekitar rumah mantan presiden itu.

Massa tiba sekitar pukul 09.00 pagi dan melakukan negosiasi dengan petugas agar diizinkan bertemu langsung dengan Jokowi.

Setelah proses yang cukup lama, tiga orang perwakilan dari mereka akhirnya diperbolehkan masuk oleh Jokowi.

Pertemuan berlangsung selama hampir 20 menit.

Namun, pertemuan itu tidak memuaskan mereka karena Jokowi tetap menolak menunjukkan ijazah aslinya.

Wakil Ketua TPUA, Rizal Fadilah, memberikan keterangan setelah keluar dari kediaman Jokowi.

Ia mengatakan bahwa mereka datang tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga mencari klarifikasi dan verifikasi terkait ijazah.

"Ya pertama kita kan seperti yang lain silaturahmi. Yang kedua, ingin mendapatkan informasi, konfirmasi bahkan kalau bisa verifikasi yang berhubungan dengan ijazah Pak Jokowi, kan begitu," ujar Rizal.

Namun, Rizal menyebut Jokowi tidak bersedia menunjukkan ijazahnya.

"Tapi tampaknya beliau tidak berkenan untuk menunjukkan ijazah itu dan mengembalikan kepada proses hukum. Bahwa kalau diperintahkan pengadilan maka akan ditunjukkan," jelasnya.

Sebelumnya, TPUA juga telah mendatangi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk tujuan yang sama.

Namun, UGM tidak menunjukkan ijazah asli milik Jokowi.

"Ijazah hanya bisa ditunjukkan oleh pemilik, oleh karena itu kita datang ke pemilik. Tapi ternyata pemilik itu sendiri tidak menunjukkan, bahkan mengembalikan kepada proses pengadilan," katanya.

Rizal menambahkan bahwa mereka pernah membawa kasus ini ke pengadilan.

Namun, pengadilan tidak memerintahkan pembuktian karena menganggap tidak berwenang menangani perkara tersebut.

"Lalu ke mana lagi kita meminta dasar pembuktian itu," lanjut Rizal.

Ia juga menyebut bahwa UGM tidak pernah menyatakan secara tegas bahwa ijazah tersebut asli.

Menurut Rizal, informasi dari UGM masih belum terverifikasi dan belum jelas keabsahannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved