Repelita, Solo - Presiden ke-7 RI Joko Widodo menerima kunjungan dari peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-65 di kediamannya di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.
Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 17 April 2025. Dalam kesempatan itu, Jokowi memberikan arahan mengenai pentingnya sinergi antara Polri dan TNI serta kesiapan dalam menghadapi tantangan global, termasuk perkembangan kecerdasan buatan dan teknologi robotika.
Kunjungan ini menyita perhatian publik karena terjadi setelah sejumlah menteri Kabinet Prabowo-Gibran lebih dulu menemui Jokowi di Solo.
Situasi ini kemudian kembali memunculkan isu lama tentang keberadaan dua pusat kekuasaan atau matahari kembar dalam pemerintahan.
Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan adanya dualisme kekuasaan.
Ia menilai pertemuan seperti ini harus dipahami sebagai bagian dari komunikasi politik yang wajar dalam demokrasi.
Meski demikian, pergerakan sejumlah tokoh menuju Jokowi di luar jalur formal pemerintahan tetap memicu spekulasi politik di kalangan masyarakat. Publik pun menilai pengaruh Jokowi belum sepenuhnya surut meski masa jabatannya telah berakhir.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

