Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

MUI Tolak Rencana Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Sebut Upaya Pengusiran Halus

 MUI Tolak Keinginan Donald Trump Pindahkan Warga Gaza ke Indonesia: Itu Genosida, Bukan Relokasi!

Repelita Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi penolakan keras terhadap rencana tim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berencana merelokasi sebagian dari dua juta penduduk Gaza ke Indonesia. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, menilai bahwa rencana tersebut merupakan pengusiran secara halus terhadap warga Gaza.

“Ketika warga Gaza diusir dengan dalih relokasi, maka Gaza tidak lagi ada orang, sehingga menjadi kesempatan bagi Israel untuk melakukan okupasi pendudukan dan penguasaan di wilayah Gaza,” kata Sudarnoto dalam keterangannya yang diunggah di situs resmi MUI.

Sudarnoto juga mengkritik bahwa rencana tersebut bagian dari upaya Amerika Serikat dan Israel di tengah gencatan senjata, yang justru tidak mencantumkan relokasi dalam poin-poin kesepakatan gencatan senjata Israel dan Palestina. Dia menegaskan bahwa upaya ini tidak bisa diterima karena tujuannya adalah untuk menguasai Gaza dan mengusir penduduknya.

"Targetnya adalah menguasai Gaza, kemudian pengusiran penduduk. Pengusiran itu persis yang terjadi pada 1948," lanjutnya.

Lebih lanjut, Sudarnoto menegaskan bahwa pengusiran warga Gaza atas nama relokasi merupakan bentuk genosida, yang tidak hanya melibatkan pembunuhan massal, tetapi juga pengusiran massal serta pembatasan kelahiran secara sistemik untuk menghapuskan kelompok tertentu. Dia pun menyerukan agar proses gencatan senjata ini harus diawasi dengan ketat.

“Kami ingin menyerukan agar proses gencatan senjata ini harus benar-benar dikawal,” ujar Sudarnoto.

Sudarnoto juga mengajak negara-negara Islam, terutama yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan masyarakat internasional untuk ikut mengontrol upaya gencatan senjata tersebut. Hal ini, menurutnya, penting untuk mencegah pengkhianatan dari pihak-pihak yang berusaha menghalangi atau memotong jalur gencatan senjata.

"Jangan sampai orang-orang Islam dengan dalih ukhuwah Islamiyah, dengan dalih ukhuwah basyariyah, menolong warga Gaza, kemudian diterima di Indonesia. Seakan-akan mulia, padahal itu membunuh, dan menghapuskan kedaulatan wilayah," pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved